Demo di Kedubes Prancis, Polisi Pasang Kawat Berduri & Siagakan Kendaraan Taktis

Fahreza Rizky, Okezone · Senin 02 November 2020 12:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 02 340 2302705 demo-di-kedubes-prancis-polisi-pasang-kawat-berduri-siagakan-kendaraan-taktis-dexTBt0837.jpg (Foto: Okezone.com/Fahreza R)

JAKARTA - Massa pendemo mengecam pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron telah tiba di Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (2/11/2020). Para pendemo tak bisa mendekat ke Kedubes Prancis karena penjagaan ketat polisi.

Pantauan Okezone di lokasi, massa pendemo tertahan kawat berduri dan kendaraan taktis yang telah disiagakan polisi.

Massa akhirnya menggelar Sholat Zuhur berjamaah di tengah Jalan MH Thamrin. Sementara itu jumlah massa tampak terus bertambah seiring jalannya waktu.

Mobil komando dan beberapa ambulans sudah bersiaga di lokasi. Mayoritas massa berpakaian putih dan hitam. Sementara laskar dari Front Pembela Islam (FPI) sudah bersiaga menjaga ketertiban aksi.

Foto: Fahreza

Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Maarif menegaskan pihaknya akan tetap melakukan aksi pada hari ini, kendati Presiden Joko Widodo telah mengecam pernyataan Presiden Prancis Emmauel Macron yang dinilai telah menghina agama Islam. 

"Kami tetap akan aksi hari ini," ujar Slamet saat dihubungi Okezone.

Baca juga: 5.190 Personel Gabungan Siap Kawal Aksi Demo Buruh dan PA 212

Slamet mengaku senang mendengar pernyataan Presiden Jokowi yang telah mengecam Macron. Namun, menurut dia, akan lebih bagus jika Kepala Negara menyerukan rakyat Indonesia memboikot produk Prancis.

Sejumlah negara telah menyampaikan kecamannya atas pernyataan Macron tersebut, sementara aksi boikot produk Prancis telah diserukan di beberapa negara termasuk Kuwait, Qatar dan Turki.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini