Jika Suara Trump-Biden Seri, Orang Ini yang Bakal Jadi Presiden AS

Martin Bagya Kertiyasa, Okezone · Rabu 04 November 2020 13:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 04 18 2303985 jika-suara-trump-biden-seri-orang-ini-yang-bakal-jadi-presiden-as-3cMIS3GBk2.jpg Pemilu AS. (Foto: Reuters)

PEMILU Amerika Serikat (AS) memang sudah dilaksanakan pada 3 November waktu setempat. Penghitungan cepat pemenang Pilpres AS pun tengah berlangsung.

Saat ini, Joe Biden mengungguli Donald J Trump dengan electoral votes sebesar 223 atau 49,8% berbanding 174 atau 48,6%. Diperlukan electoral votes sebesar 270 untuk memastikan diri menjadi pemenang pemilu kali ini.

Tapi, bagaimana jika kedua suara seri, siapakah yang akan menjadi presiden? Meskipun nampak sangat tidak mungkin, tapi jika terjadi maka yang menjadi presiden adalah Presiden Nancy Pelosi.

Melansir Foxnews, Ketua DPR Nancy Pelosi, D-Calif., Dapat menjadi presiden jika pemilu antara Trump-Biden seri, dan Kongres tidak dapat dengan cepat memutuskan siapa yang harus memimpin negara.

Sementara Wakil presiden, akan dipilih oleh Senat jika terjadi seri. Ini berarti AS dapat memiliki presiden dari Partai Republik dan wakil presiden dari Partai Demokrat.

Jika DPR tidak bisa memutuskan presiden, dan Senat sudah memilih wakil presiden, maka wakil presiden akan menjadi penjabat presiden sampai masalah tersebut diselesaikan. Jika baik Senat maupun DPR tidak dapat memilih seseorang, maka Ketua DPR akan menjadi penjabat presiden sampai kedua Kongres memutuskan seseorang.

Memang nampaknya tidak mungkin, tapi hal ini pernah terjadi pada tahun 1800, pada pemilihan presiden antara Thomas Jefferson dan Aaron Burr. Masing-masing kandidat memperoleh 73 suara elektoral, karena saat itu ada lebih sedikit negara bagian.

DPR akhirnya menetapkan Jefferson sebagai presiden ketiga, dan Burr sebagai wakil presidennya. Situasi yang tidak biasa ini menyebabkan pengesahan Amandemen ke-12 untuk mencegah situasi di mana banyak kandidat memenangkan mayoritas pemilih.

Saat ini, Electoral College terdiri dari 538 suara yang didistribusikan di seluruh 50 negara bagian dan Washington, D.C. Untuk menjadi presiden, seorang kandidat harus memenangkan mayoritas suara ini, dengan 270 suara sebagai minimum absolut.

Tetapi 538 adalah bilangan genap, artinya mungkin ada skenario di mana kedua kandidat memperoleh 269 suara elektoral. Dalam hasil itu, pemungutan suara akan diberikan kepada Dewan Perwakilan Rakyat AS untuk memutuskan hubungan.

Berbeda dengan jumlah suara elektoral, terdapat 435 anggota di Dewan Perwakilan Rakyat AS, yang berarti bahwa suara mayoritas lebih terjadi. (mrt)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini