Wasiat Ki Seno Nugroho: Minta Diiringi Gending Jawa saat Pemakaman

Kuntadi, Koran SI · Rabu 04 November 2020 15:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 04 510 2304092 wasiat-ki-seno-nugroho-minta-diiringi-gending-jawa-saat-pemakaman-n278DEHlbH.JPG Pemakaman Ki Seno Nugroho (Foto: Kuntadi)

BANTUL - Almarhum Ki Seno Nugroho meninggal dunia di RS PKU Muhammadiyah Gamping pada Selasa (3/11/2020), sekitar pukul 22.15 WIB. Sebelum meninggal, almarhum pernah berpesan agar saat pemakamannya diiringi dengan gending (tabuhan gamelan Jawa).

“Beliau bilang di grup, cah besok kalau saya tidak ada tolong diiringi dengan gending ini. Kalau tidak salah, karya Joko Poro,” kata Manajer Ki Seno Nugroho, Gunawan Widagdo, di Ndalem dusun Gayam, Argosari, Sedayu, Bantul, Rabu (3/11/2020).

Pesan itu disampaikan oleh almarhum sekitar dua tahun silam. Saat itu, almarhum bersama dengan timnya tengah menggelar uyon-uyon. Pesan itu disampaikan saat gending itu sedang ditabuh.

Seperangkat gamelan yang akan ditabuh saat ini sudah tertata di salah satu sudut halaman rumah. Nantinya ada penglaras yang akan menabuh gamelan ini saat upacara pemberangkatan.

Edi mengatakan, Ki Seno memiliki kelompok karawitan Warga Laras yang beranggotakan sekitar 50 orang. Kelompok ini komitmen untuk menjaga kekompakan meskipun almarhum sudah tiada. Mereka akan menjaga kelestarian budaya seperti yang diajarkan Ki Seno.

Baca Juga: Ribuan Pelayat Lepas Almarhum Ki Seno Nugroho

“Wargo Laras yang penting adalah menjaga keutuhan tetap sampai kapan pun untuk melestarikan wayang kulit dan kerawitan,” katanya.

Rencananya jenazah almarhum akan dikebumikan di TPU Semaki gede Yogyakarta pada pukul 13.00 WIB dari rumah duka.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini