Terlilit Utang Pinjaman Online, Mantan Pegawai Rampok Minimarket

Mulyana, Okezone · Kamis 05 November 2020 13:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 05 525 2304637 terlilit-utang-pinjaman-online-mantan-pegawai-rampok-minimarket-b3Gz3nXTpt.jpg Kapolres Purwakarta AKBP Ali Wardana saat konferensi pers pengungkapan kasus perampokan minimarket, Kamis (5/11/2020). (Foto : Okezone/Mulyana)

PURWAKARTA – Pelaku perampokan minimarket, yang ada di Kampung Krajan, Desa Sukadani, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat (Jabar), digulung petugas Satreskrim Polres Purwakarta. Pelaku adalah Paisal Muhamad alias Isal (23) warga Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Dia nekat menjadi perampok karena terlilit utang pinjaman online (pinjol).

Saat dihadirkan dalam ekspose pencurian dengan kekerasan di Mapolres Purwakarta, pelaku Paisal mengaku terpaksa jadi rampok akibat terhimpit ekonomi. Awalnya, ayah tiga anak ini bekerja di salah satu minimarket yang sama dengan yang dirampok di Bandung. Karena, sudah hapal seluk-beluk minimarket, ia nekat merampok untuk menghasilkan uang.

"Saya terpaksa merampok karena saya punya utang di pinjol sebesar Rp20 juta. Saat ini belum bisa bayar," ujarnya sambil tertunduk lesu, Kamis (5/11/2020).

Karena kondisi tersebut, Isal berupaya mencari jalan lain untuk mencicil utangnya. Salah satunya dengan merampok minimarket. Saat ini, Isal menyesali perbuatannya. Apalagi, karena masalah hukumnya ini, dia harus terpisah dari anak serta istrinya.

Sementara itu, Kapolres Purwakarta AKBP Ali Wardana, mengatakan, perampokan minimarket di Wanayasa ini terjadi pada Minggu 17 Agustus 2020, pukul 22.10 WIB. Saat itu, pelaku datang dengan menggunakan sepeda motor Yamaha Freego bernomor polisi T 4619 IH.

"Modusnya, pelaku berpura-pura ikut ke toilet. Lalu, membeli minuman yang ada di mesin pendingin minimarket tersebut," ujar Ali.

Saat pegawai lengah, pelaku menodongkan sebilah golok ke petugas kasir minimarket itu. Selanjutnya, pelaku memerintahkan petugas minimarket untuk membuka brankas. Uang yang ada dalam brankas senilai Rp17 juta digondol pelaku.

Kemudian, pelaku mengambil DVR dari kamera pengintai untuk menghilangkan jejak. Kasus ini lalu dilaporkan petugas minimarket ke kepolisian.

Setelah buron hampir empat bulan, lanjut Ali, pelaku akhirnya bisa tertangkap. Tertangkapnya pelaku, karena hasil penyelidikan dan pengembangan dari lokasi kejadian serta saksi-saksi. Termasuk, kuncinya dari kepemilikan sepeda motor uang digunakan pelaku.

Baca Juga : Pria yang Todong Resepsionis Hotel di Tangerang Diduga Stres karena Diceraikan Istri

"Dari surat-surat motor itu, kita berhasil mengantongi identitas pelaku. Bahkan, kepada petugas, pelaku mengakui sudah lima kali merampok minimarket di wilayah Purwakarta dan Bandung," ujarnya.

Pelaku, ditangkap saat sedang bekerja jadi kuli bangunan belum lama ini. Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 365 KUH Pidana dengan ancaman selama 9 tahun penjara.

Baca Juga : Bermodal Celurit, Dua Perampok Curi Sekarung Handphone Bekas di Tambora

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini