Joe Biden Imbau Semua Pihak Bersabar Menanti Penghitungan Suara Pilpres AS

Wikanto Arungbudoyo, Okezone · Jum'at 06 November 2020 15:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 06 18 2305357 joe-biden-imbau-semua-pihak-bersabar-menanti-penghitungan-suara-pilpres-as-CoFC9JW8yc.JPG Joe Biden dan Kamala Harris berbicara kepada publik (Foto: Reuters/Kevin Lamarque)

WILMINGTON – Hasil pemilihan presiden (Pilpres) Amerika Serikat (AS) 2020 masih belum dapat diketahui hingga Kamis 5 November malam waktu setempat. Calon Presiden AS dari Partai Demokrat, Joe Biden, meminta semua pihak untuk bersabar menanti hasil pemilihan.

Sampai dengan sore waktu setempat, Joe Biden masih memimpin dalam perolehan suara elektoral 253-214. Untuk memenangi pilpres, seorang kandidat butuh meraih kursi mayoritas 270 di dewan elektoral. Penghitungan suara masih berlanjut di empat negara bagian yang akan menentukan.

Keempat wilayah tersebut, yakni Georgia, Pennsylvania, Arizona, dan Nevada, diyakini akan jadi penentu pemenang. Saat berpidato di Wilmington, Delaware, Joe Biden menegaskan semua surat suara harus dihitung tanpa terkecuali.

Baca juga: Perwakilan Austria Puji Solidaritas Capres AS untuk Penembakan di Wina

“Begitulah cara rakyat Amerika mengekspresikan keinginannya. Itu adalah keinginan para pemilih, tak seorang pun, dan tidak ada hal-hal lainnya, yang menentukan pemilihan Presiden Amerika Serikat,” ujar Joe Biden, dikutip dari VOA, Jumat (6/11/2020).

Lebih lanjut, mantan Wakil Presiden AS itu mengakui demokrasi kadang sedikit berantakan. Karena itu, dibutuhkan sedikit kesabaran dari semua pihak. Ia lantas meneguhkan keyakinan kepada pendukung, bahwa dirinya dan Kamala Harris akan memenangi Pilpres AS 2020.

“Kami jika penghitungan selesai, saya dan Senator Harris akan menjadi pemenang,” tegas Joe Biden.

Keempat negara bagian yang disebut di atas memang masih belum selesai melakukan penghitungan. Kondisi saat ini, masih bisa berubah dengan cepat. Baik Donald Trump mau pun Joe Biden sama-sama unggul pada dua negara bagian tersisa.

Donald Trump saat ini unggul tipis di Georgia yang menyediakan 16 suara elektoral dan Pennsyilvania yang menyumbang 20 suara. Sementara itu, Joe Biden unggul di Arizona (11 suara) dan Nevada (enam). Keempat negara bagian itu menjadi medan pertempuran yang krusial.

Di tengah penghitungan suara yang masih berlangsung, seruan muncul dari calon petahana sekaligus Partai Republik Donald Trump. Ia menuntut agar penghitungan suara dihentikan karena ada dugaan kecurangan. Sedangkan Partai Republik bersiap menggugat secara hukum atas tuduhan penyimpangan tabulasi surat suara.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini