Di dalam mobil tersebut ada dua orang yakni Hendra yang tertembak dan Syamsul Bahri. Polisi melakukan pengembangan dan berhasil menangkap Simson di Kabupaten Pelalawan yang merupakan jaringan mereka.
"Untuk Simson ini, dia mengaku sebagai anggota polisi, padahal bukan. Dia mengaku kepada jaringannya kalau sudah mengamankan semua aparat di jalur yang akan dilintasi. Mereka rencana membawa 20 sabu itu ke Kota Dumai," tukasnya.
Petugas pun melakukan pengembangan. Dari hasil pengakuan kedua pelaku yang masih hidup, narkoba itu dikendalikan oleh Napi Syafrudin.
"Saat akan kita kembangkan di Lapas Pekanbaru, napi kasus narkoba itu meninggal dunia. Dia muntah darah. Pihak Lapas mengatakan kalau Syafrudin ini sudah sakit lama," ucap jenderal bintang dua ini.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.