JAKARTA - Kapolri Jenderal Idham Azis mengeluarkan langkah tegas dengan mencopot Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana dan Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Sufahradi dari jabatannya. Kursi kepemimpinan di Polda Metro Jaya pun diserahkan kepada Irjen Muhammad Fadil Imran, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Jawa Timur. Kemudian, posisi Kapolda Jawa Barat diisi oleh Irjen Ahmad Dofiri.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengungkapkan, rencananya proses serah terima jabatan (sertijab) para perwira tinggi (pati) itu akan diselenggarakan pada Jumat 20 November 2020.
"Rencana sertijab Jumat," kata Argo saat dikonfirmasi Okezone, Jakarta, Selasa (17/11/2020).
Argo menyebut bahwa, proses sertijab Kapolda Metro Jaya dan Jawa Barat akan dilakukan dengan menerapkan standar protokol kesehatan penanganan Covid-19.
Argo sebelumnya mengungkapkan, pencopotan dua Kapolda tersebut lamtaran, terkait tak adanya protokol kesehatan di wilayah hukumnya.
"Ada dua Kapolda yang tak melaksanakan perintah dalam menegakan protokol kesehatan maka diberikan sanksi berupa pencopotan, yakni Kapolda Metro Jaya, kemudian Kedua Kapolda Jawa barat," ujar Argo.
Baca Juga : Ini Tujuan Polisi Panggil Anies Terkait Hajatan Habib Rizieq
Sekadar diketahui, kedisiplinan masyarakat soal penerapan protokol kesehatan kembali disorot, saat kepulangan Rizieq Shihab di Bandara Soetta, Petamburan, acara di Bogor, resepsi pernikahan putri Rizieq.
Bahkan, imbas dari hal itu, Polri telah mencopot Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jawa Barat lantaran tidak menindak tegas para pelanggar protokol kesehatan dalam acara Rizieq.
(Angkasa Yudhistira)