AS Bisa Mulai Vaksinasi Covid-19 Pertengahan Bulan Depan

Senin 23 November 2020 12:47 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 23 18 2314392 as-bisa-mulai-vaksinasi-covid-19-pertengahan-bulan-depan-Lfru64dpDL.jpg Ilustrasi. (Foto: RFI)

WASHINGTON DC - Kepala program pengembangan vaksin federal Amerika Serikat (AS), mengatakan vaksin Covid-19 pertama di Negara Paman Sam itu dapat dikirim pada pertengahan Desember. Hal itu diungkapkan Dr Moncef Slaoui dalam wawancara dengan CNN pada Minggu (22/11/2020).

Komentar itu disampaikan Slaoui hanya dua hari setelah Pfizer dan BioNTech mengajukan permohonan persetujuan penggunaan darurat dari Food and Drug Administration (FDA) untuk vaksin virus corona.

BACA JUGA: Trump Tunjuk Ilmuwan Muslim Pimpin Program Pembuatan Vaksin COVID-19 AS

Kedua perusahaan tersebut mengatakan pengujian awal menunjukkan vaksin tersebut tampaknya 95 persen efektif. Angka itu jauh di atas ambang batas yang biasa ditetapkan FDA untuk keadaan darurat.

“Rencana kami adalah untuk dapat mengirimkan vaksin ke lokasi imunisasi dalam waktu 24 jam setelah persetujuan,” kata Slaoui yang mengepalai Operation Warp Speed, program pengembangan vaksin AS.

“Jadi saya berharap, mungkin pada hari kedua setelah persetujuan pada 11 atau 12 Desember, semoga orang-orang pertama akan diimunisasi di seluruh Amerika Serikat,” katanya dalam program “State of the Union” CNN sebagaimana dilansir Reuters.

Kasus virus corona di AS tengah mengalami lonjakan dalam beberapa pekan terakhir.

Penerimaan pasien di rumah sakit dengan Covid-19 meningkat dua kali lipat di AS setelah turun pada musim panas. Lebih dari 83.000 orang dirawat di rumah sakit karena virus tersebut, dan hingga saat ini, sebanyak 255.000 orang telah meninggal setelah terjangkit Covid-19 di Negara itu.

BACA JUGA: Vaksin Covid-19 Besutan Pfizer dan BioNTech 94% Efektif pada Lansia

Pemerintah negara bagian di seluruh AS telah memberlakukan pembatasan virus Corona baru dan memperingatkan agar tidak bepergian dan berkumpul untuk liburan Thanksgiving, yang berlangsung pada Kamis (26/11/2020).

Namun, terlepas dari peringatan itu, para pejabat mengatakan bahwa lebih dari satu juta pelancong telah diperiksa di bandara-bandara AS pada Jumat (20/11/2002), melampaui ambang batas untuk kedua kalinya sejak pandemic dimulai. (Bernadus Melkianus Danomira)

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini