Dukun Ini Bawa Kabur Anak Tetangga ke Dalam Hutan

Budi Utomo, iNews · Senin 23 November 2020 23:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 23 340 2314810 dukun-ini-bawa-kabur-anak-tetangga-ke-dalam-hutan-8cKI5CnLqq.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

TEBO - Jajaran Reskrim Polsek Tebo Ilir diback up oleh Tim Sultan Satreskrim Polres Tebo dipimpin Kapolsek Tebo Ilir, membekuk pelaku penculikan dua orang anak tetangganya yang masih di bawah umur, setelah dua minggu dibawa kabur oleh pelaku.

Pelaku Indrajit (55), warga Simpang Semangko, aksinya dibantu istrinya yaitu Nuryati (39). Selain mengamankan pelaku dan istrinya, Tim Sultan juga berhasil menyelamatkan dua orang korban yaitu Ria Amelia dan Tika Mulyani yang selama ini dibawa pelaku, pada Minggu 22 November 2020.

Kapolres Tebo AKBP Gunawan Trilaksono, melalui Kapolsek Tebo Ilir IPTU Fernando Gultom mengatakan, bahwa pelaku memang benar telah diamankan oleh Anggota reskrim Polsek Tebo Ilir diback up Tim Sultan Satreskrim Polres Tebo. Selain dua pelaku suami dan istri ini, anggota juga mengamankan korban yang selama ini dibawa oleh pelaku.

"Ya, pelaku diamankan di daerah Rendah Mendalu. Sedangkan kedua korban selalu dibawa-bawa oleh pelaku," kata Gunawan, Senin (23/11/2020).

 Penculikam

Lanjut dia, Dimana kejadian berawal dari laporan dari orang tua korban yaitu, Iwanto Damanik (46), warga Simpang Semangko, pada hari jumat tanggal 30 Oktober 2020 sekira pukul 07.00 WIB. Dimana pelapor tidak mendapati anaknya berinisial RA dan keponakannya berinisial TM tidak ada di pondok pelaku yang mana anak pelapor dan ponakan sebelumnya tidur dipondok pelaku, atas izin pelapor dan orang tua.

"Tetapi setelah dilihat ke pondok pelaku mereka tidak ada. Jadi orang tua korban langsung melapor kejadian Kepolsek Tebo Ilir," lanjutnya.

Dari laporan tersebut, anggota langsung bergerak mencari pelaku bersama korban hingga ke dalam hutan. Sekian lama dilakukan penyisiran ke dalam hutan hingga dua minggu, akhirnya pelaku bersama istri dan korban ditemukan di dalam hutan di sebuah pondok.

Dalam pemeriksaan dan keterangan pelaku dan istrinya, dalam pelarian mereka selalu berpindah-pindah tinggal di dalam kebun-kebun, sedangkan kedua korban selalu ikut dengan pelaku.

Dari pelarian tersebut, kedua korban selalu menuruti permintaan pelaku karena terlebih dahulu telah diguna-guna oleh pelaku, kedua korban juga hingga disetubuhi pelaku secara bergantian oleh pelaku.

"Korban sendiri telah diguna-guna pelaku, apa yang diminta pelaku terhadap korban sendiri selalu diikuti kedua korban. Kedua korban pun telah disetubuhi pelaku secara bergantian selama pelarian," sambungnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, setelah mengetahui pelaku, istri dan korban ada di dalam pondok yang berada di Rendah Mendalu, langsung penggerebekan dan penangkapan terhadap pelaku.

Saat ini palaku, istri dan kedua korban langsung dibawa ke Polsek Tebo Ilir, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Pelaku dan istrinya akan dijerat dengan Pasal 332 KUHPidana Jo UU Nomor 35 tahun 2014, Perubahan atas UU Nomor 23 tahun 2002, Tentang Perlindungan anak.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini