Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Cegah Karhutla, BNPB Ajak Warga Riau Olah Lahan Gambut Tanpa Membakar

Erha Aprili Ramadhoni , Jurnalis-Sabtu, 28 November 2020 |09:21 WIB
Cegah Karhutla, BNPB Ajak Warga Riau Olah Lahan Gambut Tanpa Membakar
BNPB edukasi warga olah gambut dengan baik dan benar tanpa membakarnya. (Foto : BNPB)
A
A
A

Salah satu metode pengajaran yang digunakan kali ini adalah dengan metode Demplot. Demplot atau Demonstration Plot adalah suatu metode penyuluhan pertanian kepada petani, dengan cara membuat lahan gambut percontohan, agar petani bisa melihat dan membuktikan terhadap objek yang didemontrasikan.

Pada hari pertama peserta mendapatkan teori-teori yang disajikan fasilitator BNPB, BRG dan BPBD tentang bencana karhutla, pengetahuan lahan gambut dan budidaya di lahan gambut.

Kemudian hari kedua, peserta diberikan teori dan praktik bagaimana memanfaatkan bahan-bahan yang tersedia dari alam seperti jantung pisang, eceng gondok, telur keong mas, air kelapa, kacang hijau dan bahan alami lainnya untuk diolah menjadi pupuk tanpa harus membeli pupuk di pasaran. Pemanfaatan pupuk dari alam ini selain menekan biaya operasional, juga untuk menyuburkan tanah dan tumbuhan serta tidak memberikan dampak buruk bagi petani dibandingkan dengan menggunakan bahan kimia.

Adapun hari ketiga peserta mempraktikan metode Demplot dengan diberikan pelatihan bagaimana mengolah tanah gambut, memilih bibit tanaman yang cocok pada lahan gambut, dan pemberian pupuk yang tepat sesuai dengan fungsi masing-masing dengan memberikan tambahan vitamin yang juga dibuat dari bahan-bahan alami yang mudah didapatkan sehari-hari agar menjadi produk yang unggul dan terhindar dari hama.

Kegiatan ini senada dengan imbauan Kepala BNPB Doni Monardo tentang tiga langkah pencegahan untuk mencegah karhutla terjadi.

Baca Juga : Kepala BNPB Sebut Indonesia Pernah Rugi 16,1 Miliar Dolar Akibat Karhutla

Pertama mengembalikan kodrat gambut yang basah, berair, dan berawa. Kedua, mengubah perilaku agar masyarakat mengintervensi pihak yang berupaya membakar lahan untuk membuka lahan. Ketiga, membentuk satgas di setiap daerah untuk memantik kepedulian dalam penanganan bencana.

Dengan langkah-langkah pencegahan seperti penempatan personil yang tepat serta didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai diharapkan upaya penanganan bencana karhutla dapat berjalan dengan maksimal sehingga kerugian materi maupun korban jiwa dapat berkurang.

Baca Juga : Hutan Lindung di Sikka NTT Terbakar

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement