(Baca juga: Anies Positif Covid-19, Istana Yakin Roda Pemerintahan DKI Berjalan Baik)
Dirinya mengimbau agar masyarakat waspada dan tetap hati-hati dalam beraktifitas. “Sebab jika diprediksi, air akan terus naik. Bahkan jumlah rumah yang terendam akan terus bertambah,” kata Makmun.
Kondisi air yang saat ini hingga satu meter lebih menenggelamkan rumah yang tidak bertiang. Warga terpaksa mengungsi ke rumah panggung sambil menunggu bantuan dari pemerintah daerah.
Halimah, salah seorang warga Kecamatan Muaratembesi, Kabupaten Batanghari saat dikonfirmasi mengatakan, kondisi banjir saat ini sudah parah. “Untuk mencari nafkah sudah sulit bahkan tidak bisa lagi,” tukasnya.
Halimah yang mengaku bekerja sebagai buruh potong karet, tidak bisa lagi beraktifitas, sebab kebunnya juga terendam oleh banjir. “Untuk pergi keluar rumah sudah sangat sulit. Sebab harus menggunakan sampan atau perahu kecil,” tambahnya.
(Donatus Nador)