Uji Coba Fly Over di Bandung, Ini Detail Rekayasa Arus Lalu Lintasnya

Arif Budianto, Koran SI · Jum'at 04 Desember 2020 20:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 04 525 2321930 uji-coba-fly-over-di-bandung-ini-detail-rekayasa-arus-lalu-lintasnya-SWrvQZptq0.jpg Ilustrasi (Dok. okezone)

BANDUNG - Pemkot Bandung, Satlantas Polres Bandung, dan Dishub Kota Bandung bakal mulai melakukan uji coba fly over Jalan Jakarta pada Senin dan Selasa pekan depan. Rencananya, ada dua opsi arus lalu lintas untuk fly over tersebut. 

"Senin pagi hari kita mulai pukul 06.00 sampai pukul 09.00 WIB dan sore hari pukul 15.00 sampai pukul 19.00 WIB dengan opsi satu arah," kata Wakil Kepala Satuan Lalu lintas (Wakasatlantas) Polrestabes Bandung AKP Galih Raditya, Jumat (4/12/2020). 

Secara detail, pengaturan arus lalu lintas dibagi dua. Pertama, alternatif manajemen dan rekayasa lalu lintas satu arah di Flyover Pelangi meliputi persimpangan Jalan Jakarta–Ibrahim Adjie; Kendaraan dari arah selatan (flyover Kircon) dapat belok kiri ke Jalan Jakarta dan boleh belok kanan ke arah Antapani (kondisi eksiting). 

Kendaraan dari arah timur (Antapani) yang menuju ke Jl. Jakarta/Jl. Sukabumi semuanya harus naik melalui flyover pelangi, sedangkan jalur bawah samping flyover hanya digunakan untuk kendaraan yang akan belok kiri ke Jl. Ibrahim Adjie dan boleh lurus ke Jl. Jakarta (kondisi eksiting).

Kendaraan dari arah utara (Cicadas) boleh lurus langsung ke arah selatan Jln Ibrahim Adjie dengan tetap dilakukan pengaturan, belok kanan langsung ke arah barat (Jalan Jakarta) menggunakan lajur paling kiri persimpangan flyover mengarah Jakarta dan belok kiri langsung ke Antapani.

Flyover baru di persimpangan Jalan Jakarta–Supratman: Kendaraan dari arah timur (Jalan Jakarta) yang menuju ke utara (Jalan Supratman), semuanya naik melalui flyover baru. Jalur sisi kanan flyover baru (depan Toko Jakarta Carpet) diperuntukkan bagi kendaraan yang akan belok kanan ke Cicadas.

Jalur sisi kiri (depan KFC) hanya untuk kendaraan yang belok kiri ke arah Kosambi dan tidak boleh lurus ke Jalan Supratman. Kendaraan dari arah barat (Jalan Ahmad Yani depan SPBU) dapat langsung lurus ke timur (Cicadas) tanpa tundaan traffic light, juga boleh belok kiri langsung ke utara (Jalan Supratman).

Kendaran dari arah utara (Jalan Supratman) semuanya belok kiri ke arah timur (Cicadas) menggunakan satu lajur jalan sisi timur flyover baru. Kendaraan dari arah Jalan Supratman tidak boleh naik ke flyover baru.

Kedua, alternatif Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dua Arah. Di Flyover Pelangi di persimpangan Jalan Jakarta –Ibrahim Adjie berfungsi pengaturan lalu lintas pada semua kaki simpang. 

Jalan Jakarta berfungsi dua arah dengan digunakan kanalisasi menggunakan water barrier untuk pemisah arah pergerakan kendaraan. Flyover baru di persimpangan Jalan Jakarta–Supratman pada persimpangan Jalan Jakarta–Supratman akan diaktifkan sebagai fungsi kendali persimpangan pada dua kaki simpang, selatan (Jalan Jakarta), dan barat (Ahmad Yani). 

Fly over berfungsi dua arah, dengan arah pergerakan kendaraan dari utara (Jl Jakarta) menuju selatan (Jl Supratman), atau sebaliknya. Jalur sisi kanan flyover baru (depan Toko Jakarta Carpet) diperuntukkan bagi kendaraan yang dari arah Ahmad Yani akan belok kanan ke arah Jl Jakarta dan kendaraan yang berputar dari Jalur sisi kiri (depan KFC).

Jalur sisi kiri (depan KFC) hanya untuk kendaraan yang belok kiri ke arah Kosambi dan boleh lurus ke Jalan Supratman untuk mengakomodir truk dan kendaraan berat menuju Supratman. 

Kendaraan dari arah barat (Jalan Ahmad Yani depan SPBU) dapat langsung lurus ke arah timur (Cicadas) dengan mengikuti pengendalian lalu lintas, juga boleh belok kiri langsung ke arah utara (Jalan Supratman).

Sedangkan kendaran dari arah utara (Jalan Supratman) boleh belok kiri ke timur (Cicadas) menggunakan satu lajur jalan sisi timur flyover baru atau menaiki ke flyover baru menuju Antapani.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini