Tentara Israel Tembak dan Tewaskan Remaja Palestina di Tepi Barat

Rahman Asmardika, Okezone · Sabtu 05 Desember 2020 15:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 05 18 2322237 tentara-israel-tembak-dan-tewaskan-remaja-palestina-di-tepi-barat-yhNwx3eitJ.jpg Demonstran Palestina bereaksi di depan tentara Israel dalam demonstrasi di Tepi Barat, 4 Desember 2020. (Foto: Reuters)

TEPI BARAT - Seorang remaja muda Palestina tewas setelah ditembak di bagian perut oleh seorang tentara Israel selama protes di Tepi Barat yang diduduki, demikian diumumkan Kementerian Kesehatan Palestina. Pejabat Israel menyangkal pasukan mereka menembakkan peluru tajam ke arah para demonstran.

Menurut pernyataan Kementerian Kesehatan, anak laki-laki berusia 13 tahun itu dibawa ke rumah sakit di Ramallah dalam kondisi kritis, di mana dia meninggal karena luka-lukanya.

BACA JUGA: Tabrak Pos Perbatasan dengan Mobil, Pemuda Palestina Ditembak Mati Polisi Israel

Seorang juru bicara militer Israel mengatakan bahwa personelnya telah menggunakan "cara pembubaran kerusuhan" terhadap orang-orang Palestina yang melempar batu dan membakar ban di Desa Al-Mughayir, sekira 27 kilometer timur laut Ramallah.

"Laporan penggunaan peluru tajam selama kerusuhan tidak benar, dan klaim tentang sejumlah perusuh yang terluka dan satu tewas diketahui," katanya sebagaimana dilansir RT.

Namun, media Palestina melaporkan bahwa peluru tajam dan gas air mata digunakan untuk melawan para demonstran, sementara empat pria terluka selama demonstrasi yang dilaporkan dilakukan sebagai protes atas rencana Israel untuk memperluas permukiman di Tepi Barat.

Wali Kota Al-Mughayir mengatakan kepada wartawan bahwa anak itu ditembak di dekat pintu masuk desa.

BACA JUGA: Eks Kepala Intelijen Saudi: Biden Akan Kecewakan Rakyat Palestina

"Kejahatan buruk ini adalah kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan," kata Kementerian Luar Negeri Palestina dalam sebuah pernyataan tentang kematian yang dilaporkan.

Rekaman yang di-posting ke media sosial dimaksudkan untuk menunjukkan orang-orang Palestina pada Jumat (4/12/2020) malam memprotes pembunuhan bocah itu.

Pekan lalu, seorang pengemudi Palestina ditembak mati setelah dia diduga mencoba menabrakkan mobilnya ke pos pemeriksaan polisi Israel di luar Yerusalem.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini