Polres Serdang Bedagai Berhasil Tangkap 4 dari 8 Tahanan yang Kabur

Wahyu Rustandi, iNews · Minggu 06 Desember 2020 12:47 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 06 608 2322608 polres-serdang-bedagai-berhasil-tangkap-4-dari-8-tahanan-yang-kabur-wseSWNEEEZ.png Polisi tangkap empat tahanan yang kabur. (Foto: tangkapan layar)

SERDANG BEDAGAI - Petugas Satreskrin Polres Serdang Bedagai, berhasil menangkap 4 dari 8 orang tahanan yang melarikan diri usai merusak terali besi dan atap rumah tahanan polisi (RTP) Polres Serdang Bedagai yang terjadi pada Minggu (22/11/2020) dini hari yang lalu.

Keempatnya diamankan dari lokasi persembunyian mereka di berbagai lokasi berbeda di sekitar wilayah Kabupaten Serdang Bedagai, Kota Medan dan Kabupaten Tanah Karo.

Adapun keempat tahanan yang berhasil ditangkap ini, masing-masing berinisial PAP alias Tama yang ditangkap di rumah orangtuanya di daerah Marelan Kota Medan, RP alias Reza yang diamankan di daerah Desa Karanganyar, MA alias Rifin diamankan di rumahnya di Kecamatan Teluk Mengkudu, serta ML alias Iwan yang diamankan di Kecamatan Merdeka di Kabupaten Tanah Karo.

(Baca juga: Dekati Parpol Lain, Ganjar Berani Tinggalkan PDIP dan Lawan Titah Megawati?)

Saat dilakukan penangkapan, petugas bahkan harus memberikan tindakan tegas dan terukur kepada salah seorang tahanan kabur tersebut, karena melakukan perlawanan pada saat akan ditangkap.

Dari pengakuan keempat tahanan ini, adapun motif mereka kabur adalah karena ruang tahanan yang sempit, sementara itu jumlah tahanan sudah over kapasitas. Aasan lainnya, adalah karena selama di penjara mereka tidak pernah dijenguk oleh keluarga, sehingga mereka rindu dan ingin berjumpa dengan keluarga mereka.

Kapolres Serdang Bedagai, AKBP Robin Simatupang, niat kabur ke delapan tahanan ini sudah direncanakan oleh mereka sejak seminggu sebelum peristiwa tersebut terjadi. “Para tahanan ini bekerjasama merusak terali besi dan atap kamar mandi setinggi empat meter dengan cara menggunakan gergaji,” kata Robin, Minggu (6/12/2020).

(Baca juga: Adi Wahyono Tersangka Korupsi Bansos Covid-19 Akhirnya Menyerahkan Diri)

Polis masih melakukan pendalaman, dari mana dan siapa yang membawa gergaji tersebut masuk ke ruang tahanan polisi (RTP). Sementara empat tahanan lainnya yang masih kabur, kata Robin, pihaknya masih mengejar keempatnya.

Para tahanan yang kabur ini, terancam hukuman tambahan dengan dipersangkakan pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

(don)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini