Sebelumnya, penyemprotan desinfektan secara berkala juga dilakukan di semua TPS. Setelah selesai mencoblos, pihaknya juga menyediakan tinta tetes untuk pemilih. Biar mereka tidak mencelupkan jarinya ke tinta seperti coblosan seperti.
(Baca juga: Gerindra Minta Jatah Wakil, Syarat Dukung Bobby Nasution di Pilkada Medan)
“Petugas KPPS meneteskan tintan. Biar tidak terjadi penggunaan tinta yang sama untuk orang yang berbeda,” jelasnya.
Untuk alat tulis, katanya, pemilih diharapkan membawa alat tulis sendiri dari rumah untuk mengisi daftar hadir. Kalaupun tidak menyiapkan, petugas KPPS tetap menyediakan serta langsung disemprot dengan hand sanitizer ketika selesai dipakai.
Kerumunan juga dicegah dengan cara surat undangan pada pemilih disertakan jawal kedatangan ke TPS. Sehingga TPS tidak dibanjiri para pemilih. Posisi kursi yang ada di TPS juga dibuat berjarak sesuai dengan prokes.
(Donatus Nador)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.