Pasca Penangkapan Bandar Ganja, Polisi Juga Temukan Ladang Seluas 5 Hektar

Ahmad Husein Lubis, iNews · Rabu 09 Desember 2020 10:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 09 608 2324339 pasca-penangkapan-bandar-ganja-polisi-juga-temukan-ladang-seluas-5-hektar-llUlpJRTxN.png Pembakaran ribuan batang ganja oleh Dirnarkoba Polda Sumut. (Foto: tangkapan layar)

MANDAILING NATAL - Tim Direktorat Narkoba Bareskrim Mabes telah menangkap seorang bandar ganja berinisial MI, asal Mandailing Natal, Sumatera Utara. MI merupakan pemasok ganja jaringan Mandailing Natal-Sumatera Barat dan Jakarta.

Hasil pengembangan, tersangka MI ternyata juga memiliki ladang ganja seluas 5 hektar di kawasan perbukitan Tor Sipira Manuk, Panyabungan Timur, Mandailing Natal.

(Baca juga: Paksa Pasangan Kekasih Berhubungan Badan di Mobil Lalu Merekamnya, 2 Polisi Ditahan)

Untuk mengelabui petugas, ganja ditanam di perbukitan berketinggian ekstrim 1200 meter di atas permukaan laut dan diselingi tanaman palawija seperti cabai dan tomat. Perjalanan menuju lokasi ladang ganja ini pun harus dilalui petugas dengan berjalan kaki selama 3 hingga 4 jam dengan melalui jalan berliku dan menanjak.

Dirnarkoba Polda Sumatera Utara, Kombes Robert Dacosta menjelaskan, tanaman cabai dan tomat berada di ladang ganja. Operasi pemusnahan ladang ganja oleh Bareskrim Mabes polri ini dipimpin langsung Dirtipid Narkoba Bareskrim, Brigjend Pol Krisno Halomoan Siregar.

Brigjend Pol Krisno Halomoan Siregar mengtakan dari ladang ganja seluas 5 hektar milik tersangka MI tersebut, pihaknya menemukan hampir 20 ribu batang tanaman ganja yang berumur antara 3 bulan hingga 5 bulan.

(Baca juga: Pilkada Surabaya 2020, Risma Kawal Pendaftaran Eri Cahyadi-Armuji ke KPU)

“Tanaman ganja yang ditemukan merupakan ganja kualitas nomor satu atau yang dikenal dengan sebutan ganja ekor bajing,” katanya, Rabu (9/12/2020).

Selain memusnahkan tanaman ganja, polisi juga membakar sejumlah tenda tempat menjemur ganja dengan cara dibakar.

(don)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini