Kedua pengebom B-52H meninggalkan Pangkalan Angkatan Udara Barksdale di Louisiana pada Kamis (10/12/2020) dan tidak menjatuhkan bom selama misi yang mendadak tersebut.
BACA JUGA: Iran Nyatakan Senang AS Ubah Perilaku di Teluk Persia
Sebaliknya, misi ke wilayah tersebut dirancang untuk mencegah agresi dan meyakinkan sekutu, demikian menurut pernyataan dari Komando Pusat AS (CENTCOM), yang mengawasi operasi militer AS di Timur Tengah.
"Kemampuan untuk menerbangkan pengebom strategis ke belahan dunia dalam misi non stop dan dengan cepat mengintegrasikannya dengan beberapa mitra regional menunjukkan hubungan kerja yang erat dan komitmen bersama kita, mengenai keamanan dan stabilitas regional," kata Kepala Komando Pusat AS (CENTCOM) Jenderal Kenneth "Frank" McKenzie dalam sebuah pernyataan.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.