Akhirnya Akui Kemenangan Biden, Presiden Brasil Jair Bolsonaro Ucapkan Selamat

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 16 Desember 2020 10:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 16 18 2328497 akhirnya-akui-kemenangan-biden-presiden-brasil-jair-bolsonaro-ucapkan-selamat-hdNxxJ8TPa.jpg Presiden Brasil Jair Bolsonaro. (Foto: Reuters)

BRASILIA - Presiden Brasil Jair Bolsonaro pada Selasa (15/12/2020) mengucapkan selamat kepada Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden atas kemenangannya dalam pemilihan 3 November. Bolsonaro akhirnya mengakui kekalahan Trump, yang memiliki hubungan dekat dengannya, setelah Electoral College menyertifikati kemenangan Biden sehari sebelumnya.

“Salam kepada Presiden Joe Biden, dengan harapan terbaik saya dan harapan bahwa AS akan tetap menjadi 'tanah kebebasan dan rumah bagi para pemberani,'" kata Bolsonaro dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh Kementerian Luar Negeri Brasil, sebagaimana dilansir Reuters.

BACA JUGA: Gara-Gara Hutan Amazon, Presiden Brasil Ingin Trump Menang

“Saya akan siap untuk bekerja dengan Anda dan terus membangun aliansi Brasil-AS, dalam mempertahankan kedaulatan, demokrasi dan kebebasan di seluruh dunia, serta dalam integrasi perdagangan.”

Bolsonaro, mantan kapten militer, adalah salah satu pemimpin global terakhir yang mengakui kemenangan Biden, hanya setelah dikonfirmasi oleh US Electoral College pada Senin.

Kemenangan Biden dan keengganan Bolsonaro untuk mengakuinya telah mempengaruhi hubungan AS-Brasil, yang telah menghangat, bahkan membahas kesepakatan perdagangan bebas tahun lalu.

BACA JUGA: Biden Menang Pilpres AS, Beberapa Pemimpin Negara Ini Masih Bungkam

Biden kemungkinan akan mengambil sikap yang lebih keras terhadap Brasil dalam berbagai bidang, seperti lingkungan, hak asasi manusia, dan perdagangan. Sikap ini berpotensi membuat Brasil semakin terisolasi di panggung global.

Tekanan baru AS untuk mengekang deforestasi di Amazon dan mendorong tindakan global melawan perubahan iklim telah menyebabkan perselisihan dengan Bolsonaro, yang menentang komentar Biden seperti itu selama debat presiden pra-pemilihan.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini