MANADO - Wilayah Laut Maluku sekira pukul 16.30 Wita diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M=5,0.
Episenter gempabumi terletak pada koordinat 0,23 Lintang Utara dan 125,02 Bujur Timur , atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 75 km arah Tenggara Kota Tutuyan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara pada kedalaman 44 km.
Baca juga: Gempa M6,2 Guncang Tahuna Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan sesar turun (normal fault).
Baca juga: Indonesia Punya 295 Patahan, Doni Monardo Ingatkan Potensi Gempa Bumi
"Guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Tutuyan, Manado, dan Bolaang Mongondow Selatan dengan skala II MMI atau getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami," jelas Kasie Data dan Informasi BMKG Sulut, Edward H Mengko, Kamis (17/12/2020).
Sampai saat ini menurut Mengko, Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock). Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
"Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," pungkas Mengko.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.