Hujan Deras, Proses Pencarian Korban Longsor di Lembang Dihentikan

Adi Haryanto, Koran SI · Jum'at 25 Desember 2020 15:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 25 525 2333809 hujan-deras-proses-pencarian-korban-longsor-di-lembang-dihentikan-7GVM1gd71U.jpg Upaya pencarian korban yang hilang dalam longsor di Kampung Lebak, Cihideung, Desa Jayagiri, Kabupaten Lembang, 25 Desember 2020. (Foto: MNC Media/Adi Haryanto)

BANDUNG BARAT - Hujan yang turun cukup lebat di Kampung Lebak Cihideung, RT 02/17, Desa Jayagiri, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), membuat proses pencarian terhadap seorang warga yang tertimbun longsor harus dihentikan.

Pencarian yang dimulai sejak Jumat (25/12/2020) pagi sempat distop pukul 11.00 WIB karena agenda salat Jumat. Kemudian dilanjutkan lagi pukul 13.00 WIB. Namun baru sejam dilakukan, pencarian kembali dihentikan akibat hujan turun dengan deras karena khawatir terjadi longsor susulan.

BACA JUGA: Longsor Hantam 2 Rumah di Lembang Bandung, 1 Orang Masih Dicari

"Kondisi turun hujan, khawatir longsor susulan makanya pencarian di stop sementara," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Duddy Prabowo yang terus memantau proses pencarian.

Pencarian Dedi Rohendi (43) dilakukan dengan mengerahkan dua alat semprot pemadam kebakaran. Pasalnya banyaknya bongkahan material tanah membuat petugas harus menyemprotkan air untuk mengurai tumpukan tanah.

Dua anjing pelacak dari Baguna PDIP Jabar juga turut diterjunkan ke lokasi untuk membantu pencarian. Namun hingga dihentikan sementara proses pencarian, belum ada tanda-tanda korban ditemukan. Meskipun beberapa titik lokasi pencarian sudah dilakukan penggalian.

"Kita lihat kondisi, kalau aman diteruskan lagi. Tapi kalau hujan terus menerus terlalu beresiko, apalagi malam hari, penerangannya minim," lanjut Duddy.

BACA JUGA: Kendaraan Menumpuk di Sekitaran Lembang Bandung, Lalulintas Ramai Lancar

Pantauan MNC Media di lokasi petugas gabungan terus berpacu dengan waktu untuk mencari Dedi Rohendi. Lokasi longsoran yang berada di bawah tebing dan sempit membuat petugas yang melakukan pencarian dibatasi. Sementara sebagian lagi fokus untuk menyingkirkan tanah. adi haryanto

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini