Pasca-Bebas, Abu Bakar Ba'asyir Dibawa Pulang ke Ponpes Ngruki

Bramantyo, Okezone · Senin 04 Januari 2021 17:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 04 512 2338719 pasca-bebas-abu-bakar-ba-asyir-langsung-dibawa-pulang-ke-ponpes-ngruki-wcLpVDdLIm.jpg Abu Bakar Ba'asyir (Foto: Okezone)

SOLO - Terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba'asyir dikabarkan bakal bebas pada Jumat 8 Januari 2021 dari Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat. Putra Ustadz Abu Bakar Ba'asyir, Ustadz Abdurrochim membenarkan ayahnya bebas Jumat pekan ini.

"Benar, kabar dari Kemenkumham Abah Jumat ini keluar dari Lapas. Keluarga sudah diberitahukan melalui tim kuasa hukum," papar Ustadz Lim-biasa dipanggil- saat dihubungi, Senin (4/1/2021).

Menurut Ustadz IIm, dari keluarga, dirinya yang akan berangkat menjemput ayahnya dengan didampingi tim kuasa hukum. "Saya sendiri bersama tim kuasa hukum yang akan menjemput Abah. Kalau tidak besok, lusa saya berangkat," terangnya.

Baca Juga: Abu Bakar Ba'asyir Bebas Pekan Ini, Ada Intelijen yang Terus Mengawasi

Sedangkan kepastian jam berapa ayahnya bisa keluar dari Lapas Gunung Sindur belum diketahuinya. Yang pasti, dirinya akan tiba di Lapas pagi hari.

"Kalau waktunya (Ustadz Abu Bakar) keluar Lapas, saya belum tahu. Yang pasti, saya akan tiba di Lapas pagi hari. Semoga sebelum Sholat Jumat, Abah sudah keluar Lapas," terangnya.

Menurut Ustadz Iim, setelah keluar, dirinya langsung membawa ayahnya pulang ke rumah yang ada di dalam kompleks ke Ponpes Al-Mukmin, Ngruki, Grogol, Sukoharjo. Tak ada penyambutan apapun, baik dari pihak keluarga maupun dari para santri. Apalagi, kondisi saat ini tengah dilanda Covid-19.

"Tak ada penyambutan besar-besaran kepulangan Abah. Baik dari keluarga maupun Ponpes. Sekarang lagi Covid, jadi tidak boleh kumpul-kumpul, biasa saja," terangnya.

Ustadz IIm mengucapkan banyak terima kasih pada pemerintah yang mendengarkan permintaan dari Keluarga agar ayahnya bisa dibebaskan. Pihak keluarga pun senang sekali akhirnya sang ayah bisa bebas. Apalagi kondisi ayahnya sudah tua dan sering sakit-sakitan. Sehingga terlalu berat bagi ayahnya yang sudah tua hidup di dalam penjara.

"Tentu saja kami senang dan berterima kasih Abah dibebaskan. Terlalu berat bagi Abah kalau hidup di dalam penjara. Apalagi kondisi Abah sering sakit-sakitan. Kami keluarga mengucapkan banyak terima kasih pada pemerintah yang akhirnya mendengarkan permohonan keluarga," ujarnya.

 Baca Juga: Abu Bakar Ba'asyir Bebas Jumat Ini, Polri: Diminta atau Tidak Pasti Kita Lakukan Penjagaan

Terpisah, bebasnya Ustadz Abu Bakar Ba'asyir disambut gembira elemen muslim lainnya di Kota Solo. Sekretaris Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) Ustadz Endro Sudarsono mengaku bersyukur akhirnya Ustadz Abu Bakar Ba'asyir bebas.

Seperti halnya pihak keluarga, dari LUIS maupun elemen muslim lainnya juga tidak akan menyambut kepulangan Ustadz Abu Bakar Ba'asyir ke rumahnya secara besar-besaran. "Kami bersyukur dan senang sekali Ustadz Abu Bakar Ba'asyir dibebaskan. Tak ada penyambutan besar-besaran dengan kepulangan Ustadz Abu. Kami mengikuti keluarga saja," ujar Ustadz Endro.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini