Banjir Meluas, 19 Desa di Lamongan Terdampak Luapan Anak Sungai Bengawan Solo

Abdul Wakhid, iNews · Rabu 06 Januari 2021 15:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 06 519 2339918 banjir-meluas-19-desa-di-lamongan-terdampak-luapan-anak-sungai-bengawan-solo-QbsUF4tdAd.jpg Banjir Lamongan (Foto: Abdul Wakhid)

LAMONGAN - Banjir luapan anak sungai Bengawan Solo di Lamongan meluas. Hingga hari ini, banjir akibat luapan Sungai Bengawan Njero sudah merendam 19 desa di 5 kecamatan di Lamongan.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan menyebutkan, banjir akibat luapan Sungai Bengawan Njero itu merendam Kecamatan Glagah, Kalitengah, Turi, Deket dan Karangbinangun.

"Update sementara hingga per hari ini (6/1/2021), banjir akibat luapan sungai Bengawan Njero ini telah terjadi di 19 desa di 5 kecamatan," kata Kasi Tanggap Darurat BPBD Lamongan Muslimin saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (6/1/2021).

Baca Juga:  Banjir Terjang Batu Merah Batam, 9 Rumah Hanyut 15 Rusak

Rumah warga terendam banjir ini terbanyak di Kecamatan Turi. Di kecamatan ini, ada 1.198 rumah warga di 5 desa yang terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi dari 30 cm hingga 70 cm. Selain itu, banjir di Kecamatan Turi ini juga telah merendam jalan poros desa.

"Di Desa Putat Kumpul terdata ada sebanyak 173 rumah terdampak, Desa Kemlagi Lor ada 545 rumah terdampak, Desa Pomahan Janggan sebanyak 70 rumah yang terdampak, Desa Kepudibener sebanyak 210 rumah dan Desa Bambang sebanyak 200 rumah yang terdampak banjir luapan Sungai Bengawan Njero ini," ujarnya.

Di Kecamatan Kalitengah banjir terjadi di Desa Somosari, Jelak Catur, Tiwet, Blajo, Gambuhan dan Bojoasri. Di Kecamatan Kalitengah, selain mengakibatkan jalan poros desa terendam banjir, sekitar 176 rumah juga ikut terendam dengan ketinggian air antara 10 cm hingga 35 cm.

Untuk di Kecamatan Deket banjir terjadi di 2 desa yaitu Desa Soko dan Menganti dengan jumlah rumah terendam mencapai sekitar 45 rumah dengan ketinggian air antara 5 cm hingga 10 cm. "Di Kecamatan Deket terdapat 3 desa terdampak, yaitu Laladan, Sidomulyo dan Weduni dengan jumlah rumah terendam sebanyak 158 rumah," jelasnya.

Baca Juga:  Banjir Terjang 16 Desa di Kolaka Utara, 5.236 Jiwa Terdampak

Sementara di wilayah Kecamatan Karangbinangun, Muslimin menyebut banjir terjadi di 3 desa yaitu Desa Somowinagun, Waruk dan Karanganom. Jumlah rumah terendam di 3 desa ini, menurut Muslimin, masih dalam pendataan.

"Kami sudah menghidupkan semua pompa air yang menuju ke Bengawan Solo, termasuk di Kuro agar banjir bisa surut. Namun, kiriman air ke Bengawan Njero terus datang dari hulu," pungkasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini