Sejauh ini, nama Ganjar Pranowo dan Tri Rismaharini sering masuk radar sejumlah survei sebagai capres maupun cawapres potensial. Survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang dirilis akhir 2020 lalu, misalnya, elektabilitas Ganjar berada di posisi teratas capres dengan perolehan 15,7% suara, dengan basis terbesar pendukungnya adalah pemilih PDI Perjuangan. Sebanyak 28% pemilih PDI Perjuangan akan memilih Ganjar.
Di bawah Ganjar ada Prabowo Subianto 14,9%, Anies Baswedan 11%, Sandiaga Uno 7,9%, Ridwan Kamil 7,1%, Agus Harimurti Yudhoyono 3,1%, dan Tri Rismaharini 3,1%. Nama-nama lain di bawah 2% dan yang tidak tahu/tidak menjawab sekitar 31,5%. Survei nasional SMRC bertajuk "Sentimen Publik Nasional terhadap Kondisi Ekonomi-Politik tahun 2020 dan Prospek 2021" itu dilakukan melalui wawancara per telepon kepada 1.202 responden yang dipilih secara acak (random) pada 23-26 Desember 2020. Margin of error survei diperkirakan sekitar 2,9%.
Baca Juga : Sehari Jelang Bebas, Abu Bakar Ba'asyir Alergi Badannya Bentol-Bentol
Sementara polling online SINDOnews untuk kandidat capres potensial untuk bertarung pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 yang digelar 24 November 2020 dengan total responden yang sukses terjaring hingga akhir Desember 2020 mencapai 3.244 orang, Ganjar Pranowo juga berada di urutan teratas dengan perolehan suara 37%. Sementara Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dipilih oleh 22% responden.
Posisi ketiga dihuni Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar dengan tingkat elektabilitas 11%, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan perolehan suara survei 8%, dan politik muda yang juga Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 5%. Sementara nama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang sebelumnya menduduki posisi tiga, kali ini terlempar dari deretan top 5. Menteri Pertahanan ini berada di urutan enam dengan prosentase 4%.
(Angkasa Yudhistira)