Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

KNKT Sebut Ketinggian Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Terakhir di 250 Kaki

Hafid Fuad , Jurnalis-Selasa, 12 Januari 2021 |12:24 WIB
 KNKT Sebut Ketinggian Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Terakhir di 250 Kaki
Petugas saat mencari lokasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air (foto: Sindo)
A
A
A

JAKARTA - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), memberikan konfirmasi data penerbangan Sriwijaya Air SJ 182 dari radar AirNav Indonesia dan Basarnas.

Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono mengatakan, pesawat Sriwijaya Air SJ182 memiliki kemungkinan meledak di laut Kepulauan Seribu. Hal ini bisa saja terjadi akibat penurunan ketinggian pesawat ketika sampai di 250 kaki.

Baca juga:  Lapan Pastikan Tidak Ada Cuaca Ekstrem saat Pesawat Sriwijaya Air Jatuh 

Dari data AirNav Indonesia, pesawat mengudara pukul 14.36 WIB ke arah barat laut dan pukul 14.40 WIB mencapai ketinggian 10.900 kaki. Pesawat lalu mulai turun hingga ketinggian 250 kaki, ini mengindikasikan mesin pesawat masih hidup dan mengirimkan data.

"Dari data ini diperkirakan mesin masih hidup, sebelum meluncur dan membentur air," ujar Soerjanto, Selasa (12/1/2021).

Baca juga:  Personel KRI RGL 933 Mulai Evakuasi Korban Sriwijaya Air 

Kemudian temuan lainnya, dari Basarnas didapat data pada bagian mesin turbine disc dengan fan blade mengalami kerusakan yang menunjukkan masih bekerja sebelum mendapat benturan.

"Hal ini sejalan dengan dugaan sistem pesawat masih bekerja di ketinggian terakhir 250 kaki," katanya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement