JAKARTA - Presiden Joko Widodo memerintahkan jajarannya melakukan langkah tanggap darurat untuk menangani gempa magnitudo 6,2 di Sulawesi Barat.
Jokowi mengungkapkan, dirinya pagi tadi sudah menelepon Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar dan memerintahkan jajarannya untuk ke lokasi.
"Tadi pagi saya sudah juga bertelpon kepada Gubernur Sulawesi Barat dan saya telah juga memerintahkan kepada Kepala BNPB kepada Menteri Sosial kepada Kepala Basarnas dan Panglima TNI dan Kapolri serta jajarannya untuk segera melakukan langkah-langkah tanggap darurat," ujar Jokowi kepada wartawan, Jumat (15/1/2021).
Baca juga: BMKG: Gempa Majene Berkaitan dengan Bencana 1969
Selain itu, Jokowi juga memerintahkan jajarannya untuk mencari dan menemukan korban, serta melakukan perawatan kepada korban yang luka-luka.
"Saya atas nama pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia menyampaikan duka yang mendalam atas korban yang meninggal dunia," jelasnya.
Baca juga: Korban Meninggal Akibat Gempa M 6,2 di Majene Bertambah Jadi 8 Orang
Sejumlah bangunan bertingkat di kota Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, roboh akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,2 yang terjadi Jumat 15 Januari 2021 pukul 02.28 Wita. Pusat gempa berada di 4 kilometer Timur Laut Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Namun, getaran gempa terasa hingga Mamuju, Makassar hingga Palu.
(Awaludin)