Gunung Semeru Meletus, Warga Diminta Waspadai Banjir Lahar

Fahmi Firdaus , Okezone · Sabtu 16 Januari 2021 19:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 16 519 2345619 gunung-semeru-meletus-warga-diminta-waspadai-banjir-lahar-ewesx0edV5.jpg foto: ist

JAKARTA Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur meletus dan memuntahkan awan panas dengan jarak luncur kurang lebih 4,5 kilometer pada Sabtu (16/1/2021) sore.

(Baca juga: Gunung Semeru Meletus, Muntahkan Awan Panas Sejauh 4,5 Km)

Berdasarkan laporan pengamatan visual sementara, terlihat asap meluncur ke arah tenggara yang diduga dari dari kawah Jonggring Kaloko berwarna kelabu pekat dalam volume yang besar. Sedangkan untuk hujan abu vulkanik diperkirakan mengarah ke utara, menyesuaikan arah angin.

Peristiwa tersebut juga dikonfirmasi oleh Bupati Lumajang, Thoriqul Haq.  Bahwa perkiraan awal lokasi berada di daerah sekitar Desa Sumber Mujur dan Desa Curah Koboan.

"Gunung semeru mengeluarkan awan panas. Dengan jarak 4.5 kilo. Daerah sekitar Sumber Mujur dan Curah Koboan, saat ini menjadi titik guguran awan panas," jelas Bupati Thoriqul.

Mengenai status gunung, saat ini Gunung Semeru masih berada pada level II atau 'Waspada' dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sedang melakukan evaluasi lebih lanjut.

Sementara itu, masyarakat yang bermukim di sekitar Desa Sumber Mujur dan Desa Curah Koboan dan sekitarnya agar waspada dalam menghadapi potensi bencana yang dapat ditimbulkan.

Dalam hal ini, khususnya masyarakat di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Curah Kobokan agar tetap waspada dalam menghadapi adanya intensitas curah hujan yang tinggi, sebab hal itu dapat memicu terjadinya banjir lahar dingin.

Hingga siaran pers ini diturunkan, tim gabungan lintas Kementerian/Lembaga masih dalam proses pengembangan informasi dan belum ada keterangan adanya korban jiwa atas peristiwa tersebut.

 Sebelumnya, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS) memutuskan menutup total pendakian Gunung Semeru, di Jawa Timur, hingga 31 Maret 2021 mendatang. Keputusan ini tertuang dalam surat Pengumuman Nomor PG.15/T.8/BIDTEK/BIDTEK.1/KSA/12/2020.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini