3 Korban Longsor Sumedang Ditemukan, Tersisa 12 yang Masih Dicari

Agus Warsudi, Koran SI · Sabtu 16 Januari 2021 22:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 16 525 2345665 3-korban-longsor-sumedang-ditemukan-tersisa-12-yang-masih-dicari-wn0qZMwbPQ.jpg Petugas kembali evakuasi korban longsor Sumedang (foto: Basarnas Bandung)

SUMEDANG - Operasi pencarian dan pertolongan atau search and rescue (SAR) hari ke-8, Sabtu (16/1/2021), tim SAR gabungan berhasil menemukan tiga korban bencana tanah longsor di Dusun Bojong Kondang, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Dengan ditemukannya tiga korban, berarti tersisa 12 orang yang masih dalam pencarian.

"Hingga pukul 20.10 WIB, tim SAR gabungan menemukan tiga korban di sektor 1 atau di lokasi hajatan warga," kata Kepala Kantor SAR atau Badan SAR Nasional (Basarnas) Bandung, Deden Ridwansah dalam keterangan resmi, Sabtu (16/1/2021) malam.

Baca juga:  Tanah Longsor di Sumedang, Presiden Jokowi Perintahkan Jajarannya Relokasi Warga 

Perincian tiga korban yang ditemukan itu, ujar Deden, antara lain, pukul 16.55 WIB, tim SAR gabungan menemukan korban berjenis kelamin laki laki bernama Ajat Sudrajat (50). Kemudian, pukul 17.28 WIB, ditemukan satu korban berjenis kelamin laki laki bernama Abas Rohendi (27).

"Terakhir, pukul 20.10 WIB korban ketiga ditemukan dan dibawa ke Puskesmas Sawah Dadap untuk diidentifikasi oleh Tim DVI," ujar Deden.

Baca juga:  Tinjau Longsor Sumedang, Menko PMK Tegaskan Pemerintah Bantu Para Korban

Hingga saat ini, tutur Kepala Basarnas Bandung, total korban meninggal dunia yang berhasil dievakuasi dari timbunan material longsor sebanyak 28 orang. Sedangkan korban yang masih dalam pencarian sebanyak 12 orang.

"Saat ini proses pencarian korban masih berlangsung menggunakan dua unit alat berat dan lampu penerangan. Kendala yang dihadapi yaitu cuaca dan area sempit, menyulitkan alat berat membuang material," tutur Kepala Basarnas Bandung.

 

Diberitakan sebelumnya, operasi SAR di lokasi bencana tanah longsor Dusun Bojong Kondang, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, dilanjutkan selama tiga hari, 16-18 Januari 2021. Keputusan ini diambil karena korban yang belum ditemukan sebanyak 15 orang.

Kepala Kantor SAR atau Badan SAR Nasional (Basarnas) Bandung Deden Ridwansah mengatakan, sesuai standar opersional prosedur (SOP), operasi SAR hanya berlangsung tujuh hari. Namun mengingat masih banyak korban yang belum ditemukan, akhirnya operasi SAR dilanjutkan selama tiga hari.

"Banyak keluarga korban yang meminta pencarian diperpanjang tiga hari. Total korban yang belum ditemukan 15 orang," kata Deden, Jumat 15 Januari 2021.

Unsur SAR yang terlibat antara lain, Basarnas Bandung, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar, BPBD Sumedang, TNI, Polri, TIM Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jabar, PMI Jabar, Dinkes Sumedang, potensi SAR Jawa Barat dan potensi SAR Jawa Tengah.

"Total kekuatan Pers Unsur SAR yang terdaftar di posko sejumlah 286 personel," ucapnya.

Diketahui, bencana tanah longsor terjadi di Dusun Bojong Kondang, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang pada Sabtu (9/1/2021) sekitar pukul 16.45 WIB.

Longsor susulan terjadi sekitar pukul 19.30 WIB yang menyebabkan lebih banyak korban tertimbun karena saat itu banyak warga dan tim SAR gabungan yang sedang melakukan evakuasi dan pendataan terhadap jumlah korban pada longsor pertama.

Peristiwa memilukan ini terjadi akibat hujan deras dengan durasi lama dan intensitas tinggi mengguyur Kabupaten Sumedang dan sekitarnya. Akibat tingginya curah hujan, tebing setinggi 20 meter di belakang permukiman warga runtuh.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini