Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

KNKT Sebut Amerika dan Singapura Turut Serta Investigasi Kecelakaan Sriwijaya Air

Komaruddin Bagja , Jurnalis-Rabu, 20 Januari 2021 |09:25 WIB
 KNKT Sebut Amerika dan Singapura Turut Serta Investigasi Kecelakaan Sriwijaya Air
Foto: Illustrasi Okezone.com
A
A
A

JAKARTA - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) terus menyelidiki penyebab jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di Perairan Kepulauan Seribu pada 9 Januari 2021 lalu.

Ketua Sub Komite IK Penerbangan KNKT, Capt Nurcahyo Utomo mengatakan, saat ini tim investigasi dari Amerika telah hadir untuk ikut membantu penyelidikan tersebut.

"Kami sampaikan perkembangan investigasi kecelakaan Sriwijaya SJ 182 pada hari Minggu kemarin, telah hadir bersama KNKT untuk berpartisipasi dalam investigasi tim dari Amerika, terdiri dari 4 dari NTSB (National Transportation Safety Board), 4 dari Boeing, 2 dari FAA, dan satu dari General Electric sebagai pabrik pembuat mesin. jadi total dari Amerika ada 11 orang," urai Nurcahyo di Jakarta, Rabu (20/1/2021).

Baca juga:  Basarnas Kerahkan 300 Penyelam Gabungan di Hari Kesepuluh Pencarian Sriwijaya Air

Nurcahyo menjelaskan, aturan harus terlibatnya negara perakit dan yang membuat desain pesawat itu terdapat pada ketentuan organisasi penerbangan sipil Internasional atau International Civil Aviation Organization (ICAO) Annex 13.

"Sesuai aturan itu dimana negara pembuat dan pendesain pesawat berhak berpartisipasi dalam investigasi," tambahnya.

 Baca juga: Hari Kedelapan, Basarnas Kumpulkan 298 Kantong Jenazah Korban Sriwijaya SJ-182 

Ia menambahkan, selain Amerika Serikat negara yang turut terlibat dalam proses investigasi juga Singapura melalui Transport Safety Investigation Bureau (TSIB).

Hal itu sesuai dengan perjanjian kerja sama negara Asean.

“Jadi total dari Amerika Serikat sebanyak 11 orang. Hal ini sesuai ketentuan ICAO Annex 13 yakni negara pembuat dan pendesain pesawat berhak berpartisipasi dalam investigasi. Berpartisipasi dalam investigasi juga Singapura sesuai kerja sama negara asean,” tutupnya.

 

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement