"Gadis Tercantik di Dunia" Ini Tuai Banyak Ejekan karena Kecantikannya

Susi Susanti, Koran SI · Jum'at 22 Januari 2021 10:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 22 18 2348881 gadis-tercantik-di-dunia-ini-tuai-banyak-ejekan-karena-kecantikannya-t37JKV9gQc.jpg Foto: Instagram

ISRAEL - Seorang wanita yang dinobatkan sebagai “gadis tercantik di dunia” mengakui dirinya mendapat banyak ejekan karena penampilannya.

Yael Shelbia, 19, baru-baru ini dinobatkan sebagai juara dari daftar tahunan “100 Most Beautiful Faces of the Year” versi TC Candler.

Kompetisi ini menjadi terkenal ketika Thylane Blondeau merebut gelar yang didambakan itu saat usianya baru enam tahun. Sejak saat itu, nama dan wajahnya viral dimana-mana.

Berbicara kepada The Sun, Yael, yang saat ini berpacaran dengan cucu dari pengusaha miliarder Amerika Sumner Redstone, Brandon Korff, mengakui dia mendapat banyak komentar negatif.

Yael diketahui telah menjadi model untuk rangkaian perawatan kulit Kim Kardashian KKW Beauty dan Kylie Jenner. Dia memiliki 1,2 juta pengikut di Instagram dan muncul bersama pesepakbola terkenal Lionel Messi dalam kampanye untuk ponsel FINNEY.

“Saya telah menerima banyak dukungan dan cinta, juga pesan pelamar yang harus saya akui dan pesan yang bukan yang terbaik. Mereka mengatakan hal-hal normal yang dikatakan para pembenci, tidak ada yang perlu diperhatikan,” terangnya.

(Baca juga: Mulai Ngantor, Biden Ganti Patung Winston Churchil dengan Martin Luther King Jr. hingga John F Kennedy)

Yael mengaku terkejut menerima gelar tersebut karena dia tidak pernah ikut berpartisipasi dalam kontes, tetapi itu sangat menarik dan menyanjung.

Dia menambahkan penghargaan ini tiba pada waktu yang tepat, karena pandemi yang membuatnya merasa “stuck” berdiam diiri di rumah. Dia pun menegaskan jika semua wanita itu cantik.

“Saya pikir apa yang membuat seseorang cantik adalah bersikap baik, rendah hati dan yang terpenting - positif. Ketika Anda baik, itu benar-benar terlihat di mata dan mata Anda tidak pernah berbohong,” ungkapnya.

(Baca juga: Hari Pertama Usai Lengser dari Gedung Putih, Trump Bermain Golf)

Model itu mengatakan dia ingin mulai bepergian untuk bekerja lagi setelah mengunjungi seluruh AS dan Eropa, jika pembatasan akibat pandemi virus corona sudah selesai.

Yael dibesarkan di sebuah kota kecil di utara Israel dalam sebuah keluarga besar Yahudi Ortodoks. Dia mulai menjadi model ketika berusia 16 tahun setelah fotografer lokal melihat foto Instagram-nya dan memintanya untuk berpartisipasi dalam pemotretan.

Pada saat memenangkan penghargaan tersebut, Yael sedang melakukan wajib militer bersama Angkatan Udara Israel.

Model ini menempati urutan ke-14 dalam daftar pada 2017, ketiga pada 2018, dan kedua pada 2019. Kompetisi yang dimulai pada 1990 ini membanggakan dirinya sebagai salah satu penghargaan kecantikan “paling beragam”.

Kompetisi ini diadakan kritikus film Inggris TC Candler, dan sebelumnya telah menganugerahi gelar tersebut ke Michelle Pfeiffer, Marion Cottilard dan Jourdan Dunn. Kompetisi ini melibatkan hampir 40 negara.

“Tidak seperti kebanyakan peringkat kecantikan tahunan lainnya, Daftar 100 Wajah Tercantik bukanlah kontes popularitas dan jelas bukan spesifik negara,” tulis situs itu.

“Daftar tersebut mencoba untuk menginformasikan dan memperluas opini publik, alih-alih mencerminkannya,” terangnya.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini