Sebagai informasi, rumah sakit lapangan dibangun khusus korban gempa di Sulbar. Kapasitas RS lapangan ini sendiri dapat menampung ratusan pasien.
Ada 147 tenaga medis yang siapkan untuk merawat pasien korban gempa di rumah sakit tersebut. Selain itu ada 8 dokter spesialis dan 2 dokter umum juga disiapkan.
Tak tanggung-tanggung RS darurat TNI AD ini juga dilengkapi ruang operasi dan laboratorium. Adapun pada pelaksanaannya, para pasien yang akan diambil tindakan medis, mereka terlebih dahulu akan menjalani tes usap PCR.
Baca Juga: Beratnya Perjuangan Relawan Salurkan Bantuan Gempa di Majene
(Arief Setyadi )