Polda Jatim Tangkap Mahasiswa yang Tawarkan Prostitusi Online Anak di Bawah Umur

Puteranegara Batubara, Okezone · Rabu 27 Januari 2021 00:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 26 519 2351341 polda-jatim-tangkap-mahasiswa-yang-tawarkan-prostitusi-online-anak-di-bawah-umur-BDMqnv009B.jpg Ilustrasi (Dok Okezone)

JAKARTA - Unit IV Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur (Jatim) membongkar kasus dugaan prostitusi online yang melibatkan anak di bawah umur. Polisi menangkap seorang tersangka berinisial AP (21).

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Gatot mengungkapkan, AP yang merupakan mahasiswa itu diduga kuat berperan sebagai muncikari atau penyalur jasa prostitusi anak di bawah umur tersebut.

"Kasus ini melibatkan tersangka berinisial AP (21) mahasiswa yang berdomisili di Tambakrejo, Waru, Sidaorjo. Kini tersangka ditahan di Mapolda Jatim untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," kata Gatot Repli Handoko dalam keterangan tertulisnya kepada MNC Portal Indonesia, Jakarta, Selasa (26/1/2021).

Ia menjelaskan, kejadian ini berawal saat tersangka mengenal korban sebut saja 'mawar'. Setelah adanya hal itu, pelaku menawarkan wanita itu untuk dibantu boking order (BO) melalui online.

"Karena wanita yang disebut Mawar (15) ini bersedia, lalu tersangka menggungah konten berisi penawaran jasa layanan prostitusi melibatkan anak di bawah umur di media sosial (medsos)," ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku menawarkan ke sejumlah media sosial. Antara lain, Michat dengan nama akun Puput, grup WhatsApp 'beragam kreasi Jatim' dengan nomor 0821201xxxx dan grup facebook 'cewek include Surabaya Sidoarjo' dan menggunakan akun facebook 'Angga Gepeng'.

Baca Juga : Kelabui Orang Tua, Pelaku Prostitusi Online Ngaku Bekerja di Restoran

"Tersangka mematok tarif bervariasi. Untuk layanan prostisusi ini, pelaku memasang tarif sebesar Rp500 hingga Rp2 juta," ucapnya.

Perkara ini terungkap saat tim Siber Ditreskrimsus Polda Jatim melakukan patrol Siber (cyber patrol). Kemudian dilakukan analisa dan penyelidikan keberadaan pemilik akun yang menggunggah konten tersebut.

Setelah dilakukan penyelidikan, akhirnya tersangka berhasil ditangkap pada hari Kamis (21/1/2021) sekitar pukul 23.00 WIB, di rumahnya di daerah Waru Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Dari penangkapan itu, polisi menyita barang bukti berupa 2 handphone.

Baca Juga : Prostitusi di Apartemen Green Pramuka, 12 Wanita di Bawah Umur Diamankan

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal UU RI No 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI No 11 Tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik atau pasal 296 KUHP. Adapun ancaman hukuman 6 tahun atau denda Rp1 miliar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini