DENPASAR – Peristiwa perampokan SPBU di Jalan Raya Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali merupakan kejadian yang kedua kalinya. Pelaku beraksi saat SPBU dalam keadaan sepi malam hari.
"Betul, ini (perampokan) yang kedua kali," kata Ayu Sugiantari, salah satu petugas SPBU tersebut, Jumat (29/1/2021).
(Baca juga: SPBU Benoa Bali Kembali Dirampok, Pelaku Gasak Rp10 Juta)
Ayu yang bertugas saat malam terjadinya perampokan itu menuturkan, saat itu kondisi SPBU dan sekitarnya memang sepi. Kemudian ada seorang pengendara motor berjaket hitam datang.
Pengendara itu tidak tampak mencurigakan karena mengisi bensin seperti pengendara lainnya. Namun setelah selesai mengisi bensin dan menutup jok motor, dia mengeluarkan senjata tajam dari balik jaketnya.
"Dia bawa samurai seperti sudah karatan, tidak kelihatan putih seperti pedang baru," tuturnya.
Saat itu di SPBU tersebut ada dua petugas. Ayu yang menyaksikan temannya berteriak karena ditodong senjata tajam oleh pelaku ikut panik. "Dengar ada teman teriak, saya ikutan lari di belakang," ujarnya.
Bahkan dia sempat melihat pelaku membawa uang dari tas yang merupakan hasil penjualan BBM di SPBU. Tak lama pelaku langsung meninggalkan lokasi. "Ada yang dibawa lari uang," tuturnya.
Meski terjadi perampokan, Ayu menuturkan aktivitas SPBU tetap berjalan seperti biasa. Pengelola SPBU telah melaporkan perampokan itu ke Polsek Denpasar Selatan, Bali.