Terobsesi Dibilang Keren Bisa Kebut-kebutan, Bocah SD di Madiun Nekat Nyuri Motor

Tim Okezone, Okezone · Sabtu 30 Januari 2021 12:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 30 340 2353500 terobsesi-dibilang-keren-bisa-kebut-kebutan-bocah-sd-di-madiun-nekat-nyuri-motor-YjQwC1F8K3.jpg Ilustrasi pencurian sepeda motor.(Foto:Dok Okezone)

MADIUN - GA (11) bocah kelas V SD (Sekolah Dasar) warga Kabupaten Madiun, Jawa Timur, nekat melakukan pencurian sepeda motor. Aksi pencurian sepeda motor tersebut, dilakukan GA hanya karena ingin terlihat keren dan bisa kebut-kebutan seperti teman sekolahnya.

Sepeda motor hasil curian tidak dia jual, hanya digunakan untuk berkeliling di wilayah Caruban. Jika habis bensin, GA meninggalkan begitu saja motor beserta kuncinya di pinggir jalan.

Bocah penghayal itu, telah mencuri tiga motor masing-masing milik Ketua RT, Ketua RW dan pensiunan polisi.

Baca Juga:  Keliling Pakai Motor Curian, Pencuri Ambruk Ditembak

Tetapi, aksi ketiganya kepergok warga pada Rabu (27/1/2021). Saat itu, ia kepergok oleh penjaga masjid dan langsung dibawa ke polsek setempat.

Kapolsek Mejayan, Kompol Sigit Suwardi mengatakan, saat hendak mencuri sepeda motor yang ketiga kalinya, GA kepergok penjaga masjid. "GA bersama sepeda motor curiannya langsung dibawa ke polsek,” kata Kapolsek.

Baca Juga: Terekam CCTV, Bos Diler Nekat Curi Belasan Sepeda Motor

GA mengaku sempat meminta untuk dibelikan motor ke orangtuanya. Namun keinginan itu tak terkabul, lantaran kondisi ekonomi keluarganya yang tak memungkinkan. GA bercerita jika ia tak memiliki keahlian khusus atau menggunakan alat saat menjalankan aksinya.

"Motor yang saya ambil saat pemilik lupa mengambil kunci yang masih menggantung. Sementara motor lainnya saya ambil dengan menggunakan kunci motor yang ditemukan di jalan," tuturnya.

Setelah tertangkap tangan mencuri sepeda motor, GA tidak ditahan karena masih anak-anak. Meski begitu, proses hukum masih terus berlanjut.

“Karena pelaku umurnya masih di bawah 12 tahun maka dikembalikan ke orang tuanya. Namun proses hukumnya tetap jalan,” kata Sigit.

(saz)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini