8 Pendekar Silat Berkapak Menganiaya, 2 Pelaku di Bawah Umur

Yoyok Agusta, iNews · Rabu 03 Februari 2021 17:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 03 519 2355918 8-pendekar-silat-berkapak-menganiaya-2-pelaku-di-bawah-umur-fKmNPtvRMq.jpg 8 pendekar silat ditangkap polisi karena menganiaya di Sidoarjo/Foto: Yoyok Agusta-iNews

SIDOARJO - Delapan pendekar silat ditangkap polisi karena melakukan penganiyaan hingga mengakibatkan korban dirawat di RSUD Sidoarjo, Jawa Timur. Dua tersangka di antaranya anak di bawah umur.

Polresta Sidoarjo masih terus mengembangkan kasus tersebut guna mencari tersangka lain. Mereka terbukti melakukan pelemparan paving dan pengeroyokan di pertigaan lampu merah Pucang, Kota Sidoarjo.

Ke-8 tersangka masing-masing MRP (20), AWS (23), RTP (22), RS (22), DP (20), PP (17) dan HDR (17). Para tersangka merupakan warga Manukan, Surabaya.

Kapak

Peristiwa bermula ketika kedua korban melintas di Jalan A Yani Sidoarjo pada Minggu, 31 Januari 2021. Saat melintasi pertigaan lampu merah Pucang, korban tiba-tiba dilempar paving oleh para berandal yang tengah nongkrong.

Baca juga: Bentrok Antar-Pesilat Pecah di Madiun, Warga Terjebak Alami Patah Tulang

Korban langsung jatuh dan diserang para berandal tersebut. Melihat korbanya tidak berkutikm para berandal inipun kemudian meninggalkan lokasi.

Warga yang melihat korban terkapar langsung menolong dan membawanya ke RSUD Sidoarjo.

Dari hasil pemeriksaan, salah satu korban mengalami luka serius di bagian kepala akibat terkena lemparan paving. Sedangkan, korban satunya mengalami memar hampir di sekujur tubuhnya.

Kepolisian yang mendapat laporan tentang adanya pengeroyokan langsung melakukan penyelidikan. Berbekal bukti awal, polisi menangkap para pelaku di rumahnya masing-masing tanpa perlawanan.

Selain mengamnakan para pelaku, polisi juga menyita golok dan paving yang digunakan para pelaku untuk melakukan penganiayaan.

Baca juga: Aniaya 2 Pemuda dari Perguruan Silat Lain, 4 Pendekar Diamankan Polisi

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji menjelaskan, para berandal juga membuat onar di kawasan Kecamatan Candi.

"Pelaku sejak awal berniat membuat rusuh. Ingin mengganggu situasi keamanan di Sidoarjo. Mereka dari kelompok perguruan silat," Sumardji, Rabu (3/2/2021).

Para tersangka dijera Pasal 170 dan 351 KUHP tentang penganiayaan dan pengeroyokan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini