Polisi Lari Ketakutan saat Pengedar Sabu Bilang Dirinya Positif Covid-19

Abdul Wakhid, iNews · Rabu 03 Februari 2021 21:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 03 519 2356055 polisi-lari-ketakutan-saat-pengedar-sabu-bilang-dirinya-positif-covid-19-w3B47QZ2Mw.jpg Pengedar sabu ngaku positif Covid-19 saat ditangkap polisi (Foto : iNews)

LAMONGAN - Anggota Satreskoba Polres Lamongan, Jawa atimur (Jatim) ketakutan saat menangkap pengedar sabu yang sembunyi di rumahnya. Pasalnya, pelaku yang ditangkap ternyata positif Covid-19.

Kondisi tersebut baru diketahui polisi sesaat setelah pelaku hendak digelandang ke mobil tahanan.

Begitu pelaku dibekuk dan tangan diborgol, dia baru mengaku "Pak saya positif Covid-19. Sedang isolasi mandiri," katanya.

Mendengar pengakuan itu, enam anggota polisi langsung kocar-kacir. Mereka lari, bahkan Kasat Reskoba Polres Lamongan, AKP Akhmad Khusen langsung melompat, menjauh.

"Ya kami hanya mengawasi dari radius 3 meter. Lah gimana lagi, setelah diringkus baru ngomong kalau positif Covid-19 sambil menunjukkan keterangan hasil tes swab," katanya, Rabu (3/2/2021).

Maklum, sebelumnya enam anggota polisi itu tidak mengetahui bahwa pelaku positif Covid-19. Karena itu, mereka begitu pede saat melakukan penggerebekan. Pelaku didatangi dan dibekuk dalam kamar rumah dan diborgol. Tak tahunya pelaku bernama Bagus Pranoto ini positif Covid-19 dan sedang isolasi mandiri.

Khawatir tertular, pelaku akhirnya dibiarkan beberapa saat sambil menunggu mobil ambulans untuk menjemput tersangka. Selanjutnya, proses eksekusi pelaku ditangani tim dokkes polres dan langsung dibawa untuk isolasi mandiri lanjutan di Rusunawa Jalan Veteran.

Informasi yang dihimpun, Bagus Pranoto merupakan Anggota Satpol PP Kabupaten Lamongan. Selama bertugas, Bagus bekerja sambilan dengan menjadi pengedar narkoba jenis sabu.

Baca Juga : Jumlah Pasien Sembuh dari Covid-19 Meningkat, Okupansi RSD Wisma Atlet Menurun

Baca Juga : Polres Kendari Tangkap Pengedar 1 Kg Sabu-Sabu

Saat digeledah, ditemukan barang bukti berupa 1 plastik klip berisi narkotika jenis sabu, 1 plastik klip bekas isi narkotika jenis sabu, 1 buah korek api, 1 plastik klip kosong, 1 buah kotak tempat charger hpl, 1 buah sekrop dari sedotan, 1 buah bong alat hisap, dan buah hp oppo f1s warna rose gold.

Tersangka dijerat pas 112 ayat (1) Undang-Undamg Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini