Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Lemhannas Soroti Fenomena Politik Dinasti yang Menghambat Demokrasi

Tim Okezone , Jurnalis-Kamis, 11 Februari 2021 |20:12 WIB
Lemhannas Soroti Fenomena Politik Dinasti yang Menghambat Demokrasi
Gubernur Lemhannas Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo (Foto: Okezone)
A
A
A

Kendati banyak catatan negatif terhadap pelaksanaan pilkada serentak dan hasilnya, Agus Widjojo menekankan pentingnya tetap percaya kepada proses demokrasi. “Memang perlu ada perbaikan tapi demokrasi tetap harus dirawat. Apalagi belum ada sistem lain yang terbukti lebih baik,” kata Agus Widjojo.

Baca Juga: Gubernur Lemhannas: Pancasila Sangat Relevan Diimplementasikan Dalam Kehidupan

Seminar ini dihadiri Wakil Gubernur Lemhannas RI Marsdya TNI Wieko Syofyan dan para deputi. Tujuan diskusi terbatas tersebut untuk menganalisis warna politik dan kekuatan partai politik di tingkat provinsi, kabupaten dan kota melalui survei yang dilakukan oleh Litbang Kompas.

Kendati berlangsung di tengah pandemi Covid-19, pelaksanaan pemilihan kepala daerah secara serentak pada 9 Desember 2020 lalu dapat dikatakan berjalan sukses. Ada 270 daerah yang melakukan pemilihan kepala daerah, meliputi 9 provinsi, 224 kabupaten dan 37 kota.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement