MALANG - Pembatasan perayaan tahun baru Imlek berdampak pada menurunnya pesanan lampion hingga 75 persen di kampung perajin lampion Kota Malang, Jawa Timur.
Tidak seperti tahun tahun sebelumnya, suasana kampung lampion Juanda nampak sepi. Para perajin yang biasanya sibuk dan bergelut dengan banyak lampion disekitarnya, terlihat lebih longgar dalam bekerja.
Tahun ini bisa dikatakan menjadi tahun yang berat bagi para perajin lampion di Jalan Juanda. Sejak awal pandemi penjualan lampion merosot drastis. Momen tahun baru imlek yang biasanya menjadi momen panen bagi perajin, kini sepi pesanan.
Baca Juga: 5 Makanan Wajib Perayaan Imlek, Dipercaya Bikin Panjang Umur hingga Pembawa Hoki
Hal ini karena pembatasan perayaan Imlek di masa pandemi Covid-19. Selain itu, pengiriman lampion secara rutin tahunan yang biasanya merambah luar negeri seperti italia kini terhenti.