Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Penguatan PPKM Dibahas Dalam Rapim TNI-Polri, 13.175 Posko Terpadu Dibentuk

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Senin, 15 Februari 2021 |11:12 WIB
 Penguatan PPKM Dibahas Dalam Rapim TNI-Polri, 13.175 Posko Terpadu Dibentuk
Kapolri Jenderal Listyo Sigit saat Rapim TNI/Polri (foto: ist)
A
A
A

JAKARTA - TNI/Polri menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) tahun 2021 di Rupatama Mabes Polri, hari ini. Agenda itu juga membahas soal penguatan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) terkait penanganan Covid-19.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Argo Yuwono mengungkapkan, Rapim tersebut akan membahas penguatan posko terpadu dari TNI, Polri dan instansi lainnya yang sudah berdiri di 7 provinsi terkait dengan pemberlakuan PPKM Mikro. Saat ini, sudah tercatat ada 13.175 posko dari 17.680 kelurahan.

"Tema rapim TNI Polri pada tahun ini yakni 'Dilandasi Profesionalisme, Soliditas, dan Sinergitas TNI Polri Siap Mendukung Penanggulangan Paripurna Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Dalam Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa Menuju Indonesia Maju'," kata Argo dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin (15/2/2021).

Baca juga:  Langgar Jam Operasional PPKM Mikro, Dua Tempat Hiburan Malam di Jaktim Disegel

Adapun rincian dari posko terpadu itu diantaranya, DKI Jakarta 842 posko dari 824 kelurahan, Jawa Barat 5.548 posko dari 5.600 kelurahan, Jawa Tengah 5.966 posko dari 8.562 kelurahan.

Baca juga: Lima Minggu PPKM, Kasus Covid-19 di Indonesia Menurun

Kemudian Bali 209 posko dari 367 kelurahan, Banten 100 posko dari 180 kelurahan, Jawa Timur 409 posko dari 1.691 kelurahan dan DIY 101 posko dari 438 kelurahan.

Disisi lain, Argo menyebut ada beberapa hal juga akan dibahas dalam rapim TNI Polri, diantaranya strategi sinergitas TNI Polri dalam menjaga keutuhan bangsa seperti penanganan Covid-19, pembentukan kampung tangguh nusantara serta operasi-operasi penegakan hukum.

"Hadir perwakilan JPU Mabes TNI dan Polri secara fisik. Sementara 15 Pangdam dan 34 Polda secara virtual," ujar Argo.

Rapim TNI-Polri sendiri untuk tahun ini digelar sesuai dengan standar protokol kesehatan yang ada. Pejabat yang hadir secara fisik akan dibatasi sesuai aturan penanganan virus corona.

Sementara itu, pejabat TNI, Polri dan lembaga negara lainnya yang mengikuti acara sebagian mengikuti melalui sambungan teleconfrence atau virtual.

(Awaludin)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement