Mensos Risma Santuni Ahli Waris Korban Longsor Nganjuk Rp135 Juta

Avirista Midaada, Okezone · Selasa 16 Februari 2021 20:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 16 519 2363249 mensos-risma-santuni-ahli-waris-korban-longsor-nganjuk-rp135-juta-9XPsN5ROC4.jpg Menos Tri Rismaharini (Foto : Istimewa)

NGANJUK - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menyantuni sembilan ahli waris korban longsor di Desa Ngetos, Kabupaten Nganjuk. Masing-masing ahli waris menerima santunan senilai Rp135 juta yang diberikan langsung oleh Risma di pos bencana di Kantor Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk pada Selasa siang (16/2/2021).

"Semua tidak akan tahu musibah. Percaya, manusia tidak akan diberikan ujian di luar batas kemampuannya," ucap mantan Wali Kota Surabaya ini.

Selain santunan ke ahli waris, Mensos Risma memberikan bantuan logistik ke para pengungsi senilai Rp398.940.300. Korban selamat dari longsoran yang menimbun satu dusun ini pun turut disantuni Risma.

Mensos Risma juga tampak meninjau posko pengungsian di SDN Ngetos tak jauh dari kantor Kecamatan Ngetos. Di sini perempuan kelahiran Kediri menyempatkan diri berinteraksi dengan para pengungsi dan menghibur para pengungsi, utamanya anak-anak.

Dengan didampingi Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat dan Kapolres Nganjuk AKBP Harvi, Mensos Risma melihat proses masak dan sesekali melepaskan candaan ke relawan.

”Telurnya sudah aku siapin ya. Tapi, aku enggak ikut nggoreng ya? Jangan sampai gosong ya?,” katanya sembari tertawa.

Baca Juga : Ini Nama-Nama Korban Longsor Nganjuk yang Meninggal Dunia

Baca Juga : 14 Pengungsi Longsor Nganjuk Positif Covid-19 Usai Jalani Tes Antigen

Beberapa posko relawan yang ada di sekitar Kecamatan Ngetos pun tak ketinggalan ditinjau Risma. Risma meminta relawan untuk terus bahu-membahu dengan instansi pemerintah yang terkait, guna membantu proses evakuasi korban jiwa longsor Nganjuk.

Sebelumya diberitakan tanah longsor terjadi di Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk pada Minggu (14/2/2021). Akibat longsor ini setidaknya ada 21 warga yang dikabarkan terkubur material longsor. Proses evakuasi korban sendiri telah dilangsungkan oleh petugas gabungan sejak Senin dini hari.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini