Jual Rumah dengan Ganja Senilai Rp388 Juta di Garasi, Pemilik Rumah Ditangkap Polisi

Susi Susanti, Koran SI · Rabu 17 Februari 2021 11:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 17 18 2363473 jual-rumah-dengan-ganja-senilai-rp388-juta-di-garasi-pemilik-rumah-ditangkap-polisi-uRyvqmFmU1.jpg Pohon ganja ditemukan ditanam di garasi (Foto: SWNS.com)

INGGRIS - Seorang penjual rumah ditangkap karena kedapatan menanam ganja senilai 20.000 poundsterling (Rp388 juta) di garasinya setelah seorang petugas polisi yang sedang tidak bertugas datang untuk melihat.

Seorang agen real diketahui sedang mengantar polisi itu berkeliling properti Colchester pada akhir pekan ketika mereka menemukan pabrik gulma di garasi.

Petugas pun memberikan informasi kepada rekan-rekan dari tim komunitas Colchester yang menggerebek properti itu pada Senin (15/2).

Tim menemukan ganja yang cukup bnyak itu tumbuh di garasi. Melalui postingan di Facebook, polisi mengatakan akan mengajak bicara pemilik rumah terkait dengan pelanggaran budidaya ganja.

“Hal-hal yang tidak akan pernah Anda dengar Kirstie dan Phil katakan di #LocationLocationLocation,” tulis Polisi Essex - Colchester District di Facebook.

(Baca juga: Boneka Seram Tanpa Mata Dipaku dan Diikat di Pohon Ditemukan di Desa yang Ditinggalkan)

“Tip hari ini: Ketika mencoba untuk menjual rumah Anda dan agen real Anda membawa petugas Polisi yang sedang tidak bertugas untuk dilihat, Mungkin yang terbaik adalah Anda menghapus Cannabis Grow dari Garasi Anda .....,” lanjutnya.

“#youcouldntmakeitup,'” tulisnya.

Postingan yang merinci insiden itu telah di-like lebih dari seribu kali. Para pengguna media sosial (medsos) tidak percaya pada penemuan itu dan sangat ingin mengetahui kronologi kejadian itu.

“Pertanyaan yang kita semua ingin tahu adalah apakah mereka mengajukan penawaran ?," tulis Radio Aktual di Colchester

“Kamu tidak bisa membuatnya! Saya yakin petugas yang sedang tidak bertugas tidak sabar untuk memanggil orang itu. Brilian, “ tulis Dave Johnson.

(Baca juga: AS Sampaikan Terima Kasih Atas Upaya Indonesia Dorong Perdamaian di Afghanistan)

Sementara itu, warganet lainnya khawatir tentang nasib produk terlarang tersebut.

“Sekitar seminggu tersisa untuk mereka sampai panen ... sungguh sia-sia,” tulis seseorang.

“Saya akan membeli rumah ini jika isinya dimasukkan,” canda warganet lainnya.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini