4 Tahun Bisnis Ijazah Palsu, Ibu Muda Ini Ditangkap Polisi

Azhari Sultan, Okezone · Jum'at 19 Februari 2021 13:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 19 340 2364763 4-tahun-bisnis-ijazah-palsu-ibu-muda-ini-ditangkap-polisi-jHYVUFzv8u.jpg Ibu muda ditangkap karena memalsukan ijazah. (Foto : Ist)

JAMBI - Seorang ibu rumah tangga berinisial AM (24) ditangkap tim Unit Tipidter Satreskrim Polresta Jambi terkait ijazah palsu. Ia telah memalsukan ijazah sejak 2017 atau 4 tahun lalu.

Kasat Reskrim Polresta Jambi, Kompol Handres, saat dihubungi membenarkan adanya penangkapan terhadap warga Jalan Pangeran Antasari, Talang Banjar, Jambi Timur, Kota Jambi.

"Kita berhasil nengungkap kasus Tindak Pidana Sistem Pendidikan Nasional berupa pemalsuan ijazah pendidikan yang dilakukan tersangka AM," ujarnya, Jumat (19/2/2021).

Dia menambahkan, modus yang dilakukan tersangka dengan cara memasang pengumuman di media sosial (medsos) sejak 2017.

Namun, pada awal Januari lalu, anggota Unit Tipidter Satreskrim Polresta Jambi mendapatkan informasi masyarakat terkait maraknya peredaran ijazah universitas dan Sekolah Menengah Atas (SMA) palsu.

Tidak tinggal diam, petugas kemudian melakukan penyelidikan untuk memastikan informasi tersebut. Akhirnya, petugas mendapatkan nama seseorang yang diduga sebagai pelakunya.

Selanjutnya, pada akhir Januari anggota unit tipidter melakukan undercover untuk bertemu pelaku.

Sesuai dengan perjanjian, diadakan pertemuan di kawasan Jalan Jend Basuki Rahmat (depan RS Mitra), Kota Baru, Kota Jambi.

Baca Juga : Gunakan Rapid Antigen Palsu, 18 Calon Penumpang Diamankan Polisi di Bandara

Cukup lama menunggu, kemudian pelaku datang ke dengan membawa ijazah paket C palsu.

Usai menemukan sejumlah bukti yang meyakinkan, polisi akhirnya menangkap pelaku. Selanjutnya, anggota Unit Tipidter melakukan pengembangan dengan menggeledah kediaman pelaku di Jalan Pangeran Antasari (Samping SMA N 2 Kota Jambi), Jambi Timur, Kota Jambi.

Dari hasil penggeledahan, ditemukan barang bukti terkait tindak pidana tersebut, yaitu berupa laptop, stempel, hologram dan sejumlah lembaran ijazah palsu.

"Di kediaman tersangka ini dijadikan pembuatan ijazah palsu. Rata-rata ijazah palsu tersebut dijual tersangka dengan harga Rp1 juta," tutur Handres.

Baca Juga : Palsukan Surat Bebas Covid, Oknum Jamaah Tabligh Ditangkap

Atas kejadian tersebut, pelaku ditahan di Polresta Jambi guna proses lebih lanjut. Akibat perbuatannya, tersangka diganjar Pasal 68 ayat 1 UU No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang berbunyi "setiap orang yang membantu memberikan ijazah, sertifikat kompetensi, gelar akademik, profesi, dan/atau vokasi dari satuan pendidikan yang tidak memenuhi persyaratan" atau Pasal 263 KUHP tentang Pemalsuan Surat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini