Gunakan Rapid Antigen Palsu, 18 Calon Penumpang Diamankan Polisi di Bandara

Wahyu Ruslan, iNews · Sabtu 30 Januari 2021 20:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 30 609 2353677 gunakan-rapid-antigen-palsu-18-calon-penumpang-diamankan-polisi-di-bandara-TE3o7dPztk.jpg Pemeriksaan calon penumpang di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar (Foto: Wahyu Ruslan)

MAROS - Sebanyak 18 orang calon penumpang pengguna jasa udara di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan diamankan polisi setelah kedapatan menggunakan surat keterangan rapid antigen palsu saat menjalani pemeriksaan di area terminal keberangkatan.

Diketahui untuk mendapatkan surat rapid antigen palsu ini mereka membayar sekitar Rp200 ribu hingga Rp250 ribu. Hingga saat ini, belasan calon penumpang tersebut sementara diamankan di Mapolsek Bandara dan masih menjalani pemeriksaan petugas.

Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 dan petugas Polsek Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, mengamankan sedikitnya 18 orang calon penumpang yang diduga menggunakan surat rapid antigen palsu, saat akan berangkat terbang melalui bandara.

Baca Juga:  Satgas Covid-19 Tahan 12 Orang yang Gunakan Surat Rapid Palsu

Belasan calon penumpang yang diamankan ini merupakan rombongan turis lokal dan berdomisili di kota Makassar dari 18 calon penumpang yang diamankan. Sebanyak 16 calon penumpang rencananya akan berangkat tujuan Makassar ke Denpasar, sementara 2 orang calon penumpang lainnya akan berangkat ke tujuan Makassar- Surabaya.

Terungkapnya kasus surat rapid antigen palsu ini berawal saat para rombongan tersebut menjalani pemeriksaan dokumen oleh tim Satgas Covid-19 di area terminal keberangkatan, setelah dokumennya diperiksa petugas pun curiga dengan surat hasil rapid test antigen yang dikeluarkan oleh salah satu rumah sakit swasta di Makassar, Sulawesi Selatan.

Sehingga 18 orang calon penumpang ini, pihak KKP tidak bisa memberangkatkan karena rapid antigen tidak terdaftar nomor register alias palsu. Kemudian, mereka diamankan dan di bawa ke Mapolsek kawasan Bandara Sultan Hasanuddin.

Baca Juga:  Polisi Tangkap Penjual Surat Hasil Rapid Test Antigen Palsu

Kapolsek Kawasan Bandara Sultan Hasanuddin Iptu Asep Widianto mengatakan, dari hasil pemeriksaan petugas, para calon penumpang ini mengakui telah mendapatkan surat rapid antigen palsu ini dari seseorang dengan membayar sekitar Rp200 ribu hingga Rp250 ribu.

Saat ini, rombongan calon penumpang yang berjumlah sekitar 18 orang ini masih terus menjalani pemeriksaan penyidik. Sementara polisi juga masih mengejar pelaku pembuat surat rapid antigen palsu yang telah diketahui identitasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini