Dubes Italia untuk Kongo Tewas Dalam Serangan Iring-iringan PBB

Antara, · Senin 22 Februari 2021 22:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 22 18 2366508 dubes-italia-untuk-kongo-tewas-dalam-serangan-iring-iringan-pbb-gx7jXLrTXo.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

KONGO - Duta Besar Italia untuk Republik Demokratik Kongo, dan dua orang lainnya tewas pada Senin (22/2/2021) dalam sebuah serangan terhadap konvoi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Kongo timur.

Hal tersebut dikatakan oleh Kementerian Luar Negeri Italia dan otoritas taman nasional.

"Konvoi itu diserang sekitar pukul 10:15 waktu setempat (0815 GMT) selama percobaan penculikan oleh penyerang di dekat Kota Kanyamahoro, beberapa kilometer utara ibu kota regional Goma," menurut otoritas Taman Nasional Virunga kepada Reuters.

Baca juga:  Tongkang Pembawa Ratusan Penumpang Tenggelam di Sungai Kongo, 25 Dikhawatirkan Tewas

Duta Besar Italia, Luca Attanasio, dan seorang polisi militer yang bepergian bersamanya tewas, kata kementerian luar negeri Italia dalam sebuah pernyataan.

Pihak taman itu sebelumnya mengatakan bahwa dua orang dalam konvoi telah tewas dan duta besar terluka. Orang ketiga yang tewas adalah seorang pengemudi, kata sumber diplomatik.

Baca juga:  50 Penambang Emas Ilegal Diperkirakan Tewas Tertimbun Tambang Runtuh di Kongo

Belum jelas siapa yang berada di balik serangan itu. Tidak ada klaim tanggung jawab langsung atas peristiwa itu.

"Dengan kesedihan yang mendalam Kementerian Luar Negeri mengkonfirmasi kematian Duta Besar Italia untuk Republik Demokratik Kongo, Luca Attanasio, dan seorang polisi dari Carabinieri (aparat keamanan Italia) hari ini di Goma," kata pernyataan kementerian luar negeri.

"Duta besar dan tentara itu sedang melakukan perjalanan dengan mobil dalam konvoi MONUSCO, Misi Stabilisasi Organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa di Republik Demokratik Kongo," katanya.

Menurut situs kementerian, Attanasio telah menjadi kepala misi Italia di Kinshasa sejak 2017 dan ditetapkan menjadi duta besar pada 2019. Lusinan kelompok bersenjata beroperasi di dan sekitar Virunga, yang terletak di sepanjang perbatasan Kongo dengan Rwanda dan Uganda. Patroli taman telah berulang kali diserang, termasuk enam orang yang tewas dalam penyergapan bulan lalu.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini