Banjir Masih Rendam Stasiun Tawang, KA Kedungsepur Gagal Berangkat

Taufik Budi, Okezone · Rabu 24 Februari 2021 12:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 24 512 2367445 banjir-masih-rendam-stasiun-tawang-ka-kedungsepur-gagal-berangkat-adQ035t87E.jpg Banjir di Stasiun Semarang Tawang (Foto: Taufik Budi)

SEMARANG – Kawasan Stasiun Semarang Tawang, Jawa Tengah masih terendam banjir, Rabu (24/2/2021). Meski ketinggian air di hall dan peron mulai surut, namun belum bisa melayani penumpang.

Menurut Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang Krisbiyantoro, semula tempat tersebut terendam banjir setinggi 75 sentimeter. Sementara akses masuk stasiun di Jalan Tawang yang semula 55 sentimeter kini 40 sentimeter.

“Dengan kondisi saat ini, Stasiun Tawang masih belum bisa digunakan untuk pelayanan penumpang. Kami PT KAI Daop 4 Semarang memohon maaf yang sebesar-besarnya karena pelayanan untuk naik turun penumpang dan pelayanan GeNose sementara waktu dialihkan ke Stasiun Poncol,” kata Krisbiyantoro, Rabu (24/2/2021).

Baca Juga: Banjir Masih Merendam 10 Kecamatan di Kabupaten Bekasi hingga 1 Meter

Dia menambahkan, kini emplasemen Stasiun Tawang di jalur 1 sampai 7 sudah terlihat jalur relnya. Sehingga akan bisa digunakan untuk operasional perjalanan kereta api (KA).

Hanya saja hingga hari ini masih menggunakan bantuan lokomotif Hidrolik yang harus melewati genangan banjir setinggi 14 - 23 sentimeter pada KM 1+100 sampai 1+600.

“Perjalanan KA jarak jauh pada hari ini tetap jalan, seperti KA Argo Anggrek, Maharani, Dharmawangsa, dan Jayabaya. Sedang KA lokal Kedungsepur dari Semarang tujuan Ngrombo hari ini dibatalkan,” tuturnya.

Baca Juga: Kritik Anies Tak Becus Atasi Banjir, Netizen: Warga Jakarta Sudah Bosen dengan Retorika!

Pihaknya telah mengoperasikan pompa air utama di depan halaman parkir Stasiun Tawang sejumlah empat unit. Selain itu, pompa air peron sebanyak lima unit juga membantu menyedot air dari peron untuk dibuang ke arah emplasemen.

“Semoga cuaca hari ini mendukung untuk mempercepat penanganan masalah banjir di Stasiun Tawang dan tentunya kami juga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak untuk menjaga lingkungan di sekitar jalur KA,” katanya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini