Polisi Kembali Tetapkan Tersangka Kasus Penjualan Bayi di Medan, Total 4 Orang

Antara, · Kamis 25 Februari 2021 00:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 24 608 2367831 polisi-kembali-tetapkan-tersangka-kasus-penjualan-bayi-di-medan-total-4-orang-kTYzeazddk.jpg Dua bidan tersangka kasus penjualan bayi di Medan. (Ist)

MEDAN - Polda Sumatera Utara kembali menetapkan satu orang sebagai tersangka kasus penjualan bayi di Kota Medan. Hingga kini, total terdapat 4 tersangka dalam kasus tersebut.

Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi, mengatakan satu tersangka baru tersebut berinisial RT. Ia berperan sebagai perantara penjualan bayi.

"Tersangka sudah empat orang. Tersangka (tersangka baru) berinisial RT," katanya, Rabu (24/2/2021).

Penetapan tersangka ini merupakan hasil pengembangan dari tiga tersangka yang terlebih dahulu diamankan yang berinisial A, dan dua orang bidan berinisial RS dan SP.

Ia mengatakan tersangka RT diamankan bersama dua orang perantara lainnya, yakni berinisial HB dan EG. Namun, keduanya saat ini berstatus sebagai saksi.

"Statusnya saksi, karena dari hasil gelar perkara, tidak ditemukan bukti permulaan melakukan tindak pidana," katanya.

Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan pengembangan terkait kasus perdagangan bayi tersebut.

Sebelumnya, Subdit IV/Renakta Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Utara mengungkap perdagangan bayi di kawasan Asia Mega Mas, Kota Medan pada Senin (15/2).

Petugas mengamankan tersangka A dan seorang bayi laki-laki beserta barang bukti berupa dua handphone, uang Rp3.682.000, KTP dua lembar, SIM dan STNK motor.

Baca Juga : Perdagangan Bayi di Medan, Dibeli Rp5 Juta Dijual Rp28 Juta

Dari hasil pengembangan, petugas berhasil mengamankan tersangka RS dan SP. Saat mengamankan kedua tersangka, petugas menemukan bayi berusia tiga minggu yang selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan. Total sudah dua bayi yang berhasil diamankan dari para tersangka.

Baca Juga : Kasus Penjualan Bayi di Medan, 2 Bidan Ditetapkan Tersangka

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini