PSK Hamil 7 Bulan Kena Razia di Tasikmalaya, Tetap Jajakan Diri demi Nafkahi 2 Anak

INews.id, · Senin 01 Maret 2021 21:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 01 525 2370473 psk-hamil-7-bulan-kena-razia-di-tasikmalaya-tetap-jajakan-diri-demi-nafkahi-2-anak-RGuENzhv4K.jpg IL, PSK yang tetap menjajakan diri meski tengah hamil 7 bulan. (Foto: iNews)

TASIKMALAYA - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tasikmalaya mengamankan seorang perempuan penjaja seks komersial (PSK), Senin (1/3/2021) dini hari. Ironisnya, PSK tersebut sedang hamil 7 bulan.

Wanita itu tertangkap sedang menjajakan diri di kawasan Jalan Mayor Utarya, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Tak hanya satu orang, sejumlah PSK lain juga diamankan petugas.

Petugas juga mengamankan pemuda mabuk berat di kawasan Pasar Induk Cikurubuk, Kota Tasikmalaya. Saat akan diamankan dan diperiksa, pemuda mabuk itu melawan petugas.

Baca juga: PSK Tewas Telentang tanpa Pakaian Dalam dan Daster Acak-akan Gegerkan Warga Mojokerto

Dua PSK yang diamankan itu tak bisa berkutik ketika petugas datang. Mereka mengakui perbuatannya tengah mangkal, menunggu pria hidung belang. Petugas kemudian menggiring keduanya ke mobil dan dibawa ke mako Satpol PP Kota Tasikmalaya.

PSK yang tengah hamil 7 bulan berinisial IL (21) itu mengaku terpaksa menjajakan diri lantaran terdesak kebutuhan ekonomi, demi menafkahi dua anaknya yang masih kecil. Sementara, IL tak ada pekerjaan lagi untuk membiayai hidup, sang suami meninggalkan IL tanpa alasan jelas. 

Baca juga: Ungkap Prostitusi Online di Apartemen Mewah Makassar, Polisi Tangkap 3 Pelaku

Dengan mangkal di Jalan Mayor Utarya, IL berharap mendapatkan pelanggan, pria hidung belang yang ingin merasakan sensasi berhubungan dengan wanita hamil tua.

Sementara itu, Kasi Pengedalian Operasi Satpol PP Kota Tasikmalaya Sandi A Sugih mengatakan, petugas akan melakukan pembinaan dan pendataan agar tak menjajakan diri lagi.

"Kedua PSK yang diamankan tak bisa menjukkan kartu identitas dan kedapatan sedang mangkal menunggu pria hidung belang," kata Sandi.

Seusai didata dan diperiksa, ujar Sandi, dua PSK dan pemuda mabuk itu diserahkan ke dinas sosial untuk pembinaan lebih lanjut.  

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini