Rampok Toko Emas, Pria Ini Beri Istri Rp150 Juta lalu Borong Motor dan HP

Taufik Budi, Okezone · Selasa 02 Maret 2021 01:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 02 512 2370519 rampok-toko-emas-pria-ini-beri-istri-rp150-juta-lalu-borong-motor-dan-hp-5ywQwItGHO.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

SEMARANG – Seorang petugas keamanan toko emas di Kota Semarang, Jawa Tengah, mendadak memberikan uang ratusan juta rupiah kepada istrinya. Setelah diusut, uang yang sempat dianggap sebagai rezeki nomplok itu ternyata hasil perampokan dari tempatnya bekerja.

Pelaku adalah Aris (43), warga Jalan Gergaji Pelem Raya, Mugasari, Semarang Selatan. Dia ibarat pencerminan dari peribahasa pagar makan tanaman. Sebab, pelaku tak lain merupakan petugas keamanan di Toko Emas Semar Nusantara di Jalan Menteri Supeno.

“Dari Rp429 juta itu, oleh yang bersangkutan (pelaku) Rp150 diserahkan kepada istri,” kata Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar kepada awak media, di Mapolrestabes Semarang, Senin (1/3/2021).

Baca Juga:  Detik-Detik Menegangkan Karyawan Toko Emas Dirampok Ratusan Juta Rupiah

Uang yang dipegang istri tersangka tak bertahan lama. Polisi yang mendapatkan informasi tindak kriminal itu segera bertindak. Setelah mengumpulkan keterangan dan memeriksa saksi, polisi mengejar pelaku dan mengamankan barang bukti.

“Disita (barang bukti) dari istri yang bersangkutan sebanyak Rp150 juta. Kemudian, sisanya ada yang juga dibelikan dua ranmor (kendaraan bermotor). Ini (dua sepeda motor) adalah hasil pembelian dari uang hasil kejahatan. Kemudian ada 4 HP juga dibeli oleh yang bersangkutan,” lugasnya.

Tersangka ditangkap dalam sebuah penggerebekan di tempat persembunyiannya di Dukuh Ngularan Kabupaten Kendal. Bersamanya, terdapat dua orang lainnya yang ditangkap yakni Mustakim dan Bisri yang diduga turut menikmati hasil kejahatan itu.

Baca Juga:  Bongkar Perampokan Berkedok Prostitusi Online, Polisi Tangkap 3 Pelaku

Sebelumnya, pelaku merampas uang hasil jual beli di toko tempatnya bekerja, yang hendak disetorkan ke bank. Pelaku yang turut mendapatkan tugas itu mendadak gelap mata setelah melihat uang ratusan juta rupiah. Di tengah jalan, dia menodong rekannya yakni Nur Darmawan, yang bertugas membawa uang Rp429 juta. Merasa keselamatannya terancam karena ditodong senjata jenis airgun, korban hanya pasrah ketika uang ratusan juta rupiah direbut paksa pelaku.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini