“Menurut pengamatan pribadi dan melihat pada restriksi perjalanan yang masih diberlakukan, saya kira tidak akan ada perubahan signifikan (warga Iran yang memasuki Amerika Serikat) sejauh ini. Dan saya memperkirakan ini tidak akan segera berubah,” kata direktur kebijakan NIAC, Ryan Costello kepada VOA.
(Baca juga: Menteri Australia Dituduh Lakukan Perkosaan, Korban Dilaporkan Bunuh Diri)
Data terbaru penerbitan visa internasional oleh Departemen Luar Negeri yang dapat diakses oleh publik memperlihatkan AS memberikan visa imigran kepada 46 warga Iran pada bulan Januari, naik sedikit dari 39 orang pada bulan Desember. Jumlah visa nonimigran yang dikeluarkan bagi warga Iran menurun dari 188 menjadi 154 pada periode yang sama.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.