Kehabisan Suntikan Mematikan, South Carolina Tambahkan Regu Tembak Sebagai Cara Eksekusi Mati

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 03 Maret 2021 10:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 03 18 2371373 kehabisan-suntikan-mematikan-south-carolina-tambahkan-regu-tembak-sebagai-cara-eksekusi-mati-E4ju1lKMhr.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

COLUMBIA - Senator South Carolina, Amerika Serikat (AS), Selasa (3/2/2021) menambahkan regu tembak sebagai alternatif kursi listrik untuk cara hukuman mati narapidana. Langkah itu diambil sebagai antisipasi jika negara bagian itu tidak bisa melakukan eksekusi dengan suntikan mematikan.

Senat negara bagian menyetujui RUU tersebut dengan suara 32 berbanding 11, memungkinkan South Carolina memulai kembali eksekusi yang tertunda hampir 10 tahun.

BACA JUGA: AS Gelar Eksekusi Mati Narapidana Federal Pertama dalam 17 Tahun

Saat ini South Carolina tidak dapat melakukan eksekusi karena persediaan obat suntik mematikannya telah habis dan tidak dapat membeli lagi. Saat ini, para narapidana dapat memilih antara kursi listrik dan suntik mati dan karena obat-obatan tidak tersedia, mereka memilih metode yang tidak dapat dilakukan.

RUU Senat menyimpan suntikan mematikan jika negara bagian memiliki obat-obatan, tetapi mengharuskan petugas penjara untuk menggunakan kursi listrik jika tidak. Seorang narapidana dapat memilih regu tembak jika mereka mau.

DPR South Carolina sedang mempertimbangkan RUU serupa tanpa opsi regu tembak, tetapi DPR juga dapat mempertimbangkan versi Senat setelah pemungutan suara prosedural oleh senator menyelesaikan RUU tersebut akhir pekan ini.

South Carolina masih menggunakan kursi listrik, yang pertama kali dinyalakan pada 1912, setelah mengambil alih hukuman mati dari kabupaten, yang biasanya menggunakan hukuman gantung.

BACA JUGA: Horor! Dieksekusi Berkali-kali, 5 Terpidana Mati Ini Masih Hidup

Menurut Pusat Informasi Hukuman Mati AS, South Carolina adalah satu dari sembilan negara bagian yang masih menggunakan kursi listrik. South Carolina akan menjadi negara bagian keempat yang mengizinkan regu tembak, bersama dengan Utah, Oklahoma, dan Mississippi.

Gubernur Carolina Selatan Henry McMaster meminta anggota parlemen untuk memberinya cara apapun untuk memulai kembali eksekusi karena beberapa narapidana telah menghabiskan proses banding mereka tetapi hukuman mati mereka tidak dapat dilaksanakan.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini