Petugas Damkar Potong Cincin yang Terpasang 2 Tahun di Jari Manis

Azhari Sultan, Okezone · Senin 08 Maret 2021 20:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 08 340 2374512 petugas-damkar-potong-cincin-yang-terpasang-2-tahun-di-jari-manis-wbj1S3hlg6.jpg Ilustrasi (Foto : Dollar Photo Club/Mark Carper)

JAMBI - Susianti Fitriani (45) warga Jalan Melati, RT 26, Danau Sipin, Telanaipura, Kota Jambi, tergopoh-gopoh dan merintih kesakitan saat mendatangi Mako Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Jambi di kawasan Simpang Kawat, Kota Jambi, Senin (8/3/2021). Betapa tidak, di jari manis tangan kanan ibu rumah tangga ini terpasang cincin terbuat dari kuningan yang tidak bisa lepas.

Ironisnya, cincin tersebut sudah sekira dua tahun tidak bisa dilepaskan. Meski sudah berusaha dilepaskannya, namun masih tidak berhasil. Bahkan, akibat tertusuk kawat, jari manis yang terdapat cincin tersebut sempat mengalami infeksi.

Kabid Ops Damkar Kota Jambi, Rino saat dihubungi mengatakan, saat itu pelapor datang ke Mako Damkar meminta pertolongan kepada personel untuk melepas cincin yang sudah melekat di jari manisnya selama kurang lebih 2 tahun.

Menurut keterangan pelapor, sambungnya, jari manis korban sempat mengalami infeksi dan membengkak lantaran terkena tusukan kawat.

Namun, cincin tersebut masih melekat, hingga semakin memburuk. Pasalnya, kulit di jari manis pelapor nyaris menutupi cincin tersebut.

"Jadi awalnya ada infeksi, lama kelamaan jarinya membengkak, kemudian sudah menutupi daging di jarinya, jadi susah untuk dikeluarkan," ungkap Rino, Senin (8/3/2021).

Baca Juga : Pedangdut Cita Citata Disebut Kecipratan Duit Bansos Covid-19

Baca Juga : Ungkap Kasus Mayat Gadis Dalam Plastik, Polisi Periksa 10 Orang Lebih

Mendapat kondisi yang cukup mengkhawatirkan, timnya langsung bergerak cepat. Petugas dengan menggunakan peralatan yang ada berusahamemotong cincin di jari manisnya menggunakan mesin gerinda ukuran kecil.

Agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, pihaknya juga turut memanggil tim medis. Dalam aksi penyelamatan tersebut, tim medis juga menyuntikkan bius ke jari manis pelapor, sebelum dilakukan pemotongan cincin di jari manisnya.

Proses pemotongan cincin pelapor begitu dramatis. Meski sudah dibius, korban tidak kuasa menahan sakit hingga sesekali menjerit kesakitan.

Beruntung, setelah menahan sakit sekitar 1 jam, cincin yang melekat selama dua tahun tersebut, akhirnya berhasil dilepas tanpa melukai jari manis pelapor.

Menurut Rino, kejadian tersebut bukan kali pertama ditangani oleh timnya. "Kalau dalam satu minggu bisa dua kali kita dapat laporan seperti ini," ungkapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini